Barcelona Akan Temui Agen Coutinho Bulan Depan

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Liverpool Philippe Coutinho melakukan selebrasi usai menjebol gawang Swansea City saat bertanding dalam Liga Primer Inggris di stadion Anfield, Liverpool, Inggris, 26 Desember 2017. REUTERS

    Pemain Liverpool Philippe Coutinho melakukan selebrasi usai menjebol gawang Swansea City saat bertanding dalam Liga Primer Inggris di stadion Anfield, Liverpool, Inggris, 26 Desember 2017. REUTERS

    TEMPO.CO, JakartaBarcelona dikabarkan telah mengatur pertemuan dengan agen gelandang Philippe Coutinho untuk membicarakan transfer si pemain. Liverpool disebut membutuhkan dana segar setelah membeli Virgil van Dijk dengan banderol selangit.

    Media Spanyol, Sport, mengabarkan kedua belah pihak telah sepakat duduk bersama pada 3 Januari mendatang. Namun belum jelas lokasi pertemuan tersebut. Yang pasti, Barcelona akan meminta bantuan si agen untuk melunakkan hati Liverpool agar mau melepas gelandang asal Brasil tersebut.

    Sport mengabarkan bahwa rumor yang beredar, Liverpool akan bersedia melepas Coutinho dengan harga 140 juta euro atau sekitar Rp 2,25 triliun. Dana tersebut untuk menutupi keuangan mereka yang terkuras setelah membeli Virgil van Dijk dari Southampton dengan nilai 75 juta pound sterling atau sekitar Rp 1,3 triliun.

    Mereka juga mengabarkan para petinggi Barcelona cukup optimistis transfer ini akan terlaksana. Pasalnya, pada bursa transfer musim panas lalu, Liverpool sempat membuka diri untuk bernegosiasi dengan Barcelona.

    Hanya, saat itu kedua belah pihak tak cocok soal harga. Liverpool akhirnya menutup kembali pintu transfer untuk gelandang kreatif itu.

    Barcelona memang membutuhkan Coutinho untuk mengisi posisi gelandang kreatif. Sejak ditinggal Xavi Hernandez, mereka hanya memiliki Andres Iniesta, yang kini sudah termakan usia.

    SPORT | SKY SPORTS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.