Bhayangkara FC Sambut Tokyo FC di GBK

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Bhayangkara FC berdarah Montenegero, Ilija Spasojevic, secara resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada Oktober lalu. Dengan adanya Ilija Spasojevic menambah deretan pemain naturalisasi di Timnas Indonesia senior. instagram.com

    Penyerang Bhayangkara FC berdarah Montenegero, Ilija Spasojevic, secara resmi menjadi Warga Negara Indonesia pada Oktober lalu. Dengan adanya Ilija Spasojevic menambah deretan pemain naturalisasi di Timnas Indonesia senior. instagram.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bhayangkara FC dijadwalkan menjalani laga persahabatan melawan FC Tokyo pada 27 Januari 2018. Laga itu rencananya akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno yang baru saja selesai direnovasi.

    "Rencananya dilangsungkan di Jakarta (Stadion Utama Gelora Bung Karno)," kata manajer Bhayangkara FC, Ajun Komisaris Sumardji, kepada Tempo, Kamis, 28 Desember 2017.

    Laga itu merupakan salah satu bentuk kerja sama federasi sepak bola Indonesia atau PSSI dengan federasi sepak bola Jepang (JFA) yang telah terjalin selama 60 tahun. Partai ini diberi titel J League Asia Challenge 2018. Bhayangkara FC menjadi wakil Indonesia karena keluar sebagai juara Liga 1 2017.

    Sumardji sangat bersyukur skuad berjulukan The Guardian itu bisa menjajal kekuatan tim asal Jepang dalam laga uji coba tersebut. Diharapkan, anak asuhan Simon McMenemy ini mendapat pelajaran berharga dari laga tersebut.

    Laga tersebut dipastikan akan bersamaan dengan pergelaran Piala Presiden yang berlangsung pada 16 Januari hingga pertengahan Februari tahun depan. Karena itu, jeda laga antara Piala Presiden dan jadwal uji coba tersebut dipastikan berdekatan.

    "Bagi kami tidak masalah, suatu kebanggaan bisa uji tanding melawan klub dari Jepang," kata dia.

    Sumardji mengatakan, walaupun sebatas uji coba, pihaknya tetap akan menurunkan kekuatan terbaiknya, meski harus juga melakoni laga di Piala Presiden. Menurut dia, semua pemain yang direkrut menjadi penggawa tim berjulukan The Guardian tersebut adalah pemain terbaik. "Tidak ada tim A maupun B, semua pemain inti," ujar manajer dengan dua melati di pundaknya ini.

    Sejatinya, Bhayangkara FC berhak mendapatkan jatah berkompetisi di level Asia karena keluar sebagai juara 1. Sayangnya, karena masalah administrasi, klub yang bermarkas di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, tersebut gagal ambil bagian dari kompetisi tersebut.

    Sumardji mengatakan timnya mulai menjalani pemusatan latihan pada 3-14 Januari mendatang di Depok. Dengan dimulainya jadwal latihan tersebut, diharapkan skuad Bhayangkara FC sudah komplet, termasuk rekrutan anyar seperti Zah Rahan, eks pemain Persipura Jayapura asal Liberia.

    "Pemain lain akan kami umumkan saat TC," kata Sumardji.

    ADI WARSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.