Transfer Virgil van Dijk, Liverpool Dinilai Kena Tipu Southampton

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain belakang Southampton Virgil van Dijk. REUTERS

    Pemain belakang Southampton Virgil van Dijk. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan penyerang tim nasional Inggris, Alan Shearer, menilai Liverpool masuk dalam perangkap Southampton setelah membeli bek Virgil van Dijk dengan harga sangat mahal. Dia menilai bek asal Belanda itu tak layak dibanderol 75 juta pound sterling atau sekitar Rp 1,3 triliun.

    Shearer menyatakan Southampton sengaja memasang harga tinggi untuk Virgil van Dijk karena tahu Liverpool putus asa mencari pemain belakang baru dan pasti akan mengeluarkan uang berapa pun.

    "Dia tak layak dihargai sebesar itu. Southampton bisa menyebutkan harga berapa pun yang dia mau," ujarnya.

    "Liverpool frustrasi mencari pemain bek tengah. Southampton tahu Liverpool telah mengejar Van Dijk sejak musim panas. Southampton tidak mengizinkannya pergi. Semua orang tahu Liverpool frustrasi mencari bek."

    "Semua klub yang pemainnya akan dibeli bisa menyebutkan berapa pun harga yang diinginkan. Van Dijk adalah pemain bertahan yang bagus, tapi dia tak layak dihargai 75 juta pound sterling. Southampton benar-benar mendapatkan keuntungan," tuturnya.

    Dengan harga semahal itu, Liverpool menjadikan Virgil van Dijk sebagai bek termahal di dunia. Dia melewati rekor transfer Benjamin Mendy ketika dibeli Manchester City dari AS Monaco pada bursa transfer musim panas lalu.

    SPORT REVIEW


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.