Manchester United Mulai Dekati PSG Untuk Dapatkan Lucas Moura

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Paris Saint-Germain Lucas Moura, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Arsenal pada pertandingan grup A Liga Champions di Emirates Stadium, London, 24 November 2016. Reuters / Stefan Wermuth

    Pemain Paris Saint-Germain Lucas Moura, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Arsenal pada pertandingan grup A Liga Champions di Emirates Stadium, London, 24 November 2016. Reuters / Stefan Wermuth

    TEMPO.CO, JakartaManchester United dikabarkan mulai membuka pembicaraan dengan Paris Saint-Germaine soal transfer pemain sayap Lucas Moura. Pemain asal Brasil itu tersebut dikabarkan ingin hengkang setelah gagal bersaing dengan sejumlah pemain bintang PSG.

    Mengutip media Prancis Le 10 Sport, media Inggris The Sun menyebutkan bahwa United berminat untuk memintang bekas buruannya tersebut. Manchester United memang sempat mengincar Moura yang bermain untuk Sao Paulo pada 2012 lalu. Namun mereka gagal mendapatkan Moura yang lebih memilih PSG saat itu.

    Kini karir Moura dalam ambang kehancuran setelah PSG membeli Neymar Jr dan Kylian Mbappe pada bursa transfer musim panas lalu. Pemain berusia 26 tahun itu juga kalah bersaing dengan Angel di Maria, Julian Draxler serta Javier Pastore.

    PSG sendiri harus menjual sejumlah pemainnya jika tak mau terkena hukuman karena dianggap menabrak aturan Financial Fair Play dari Badan Sepak Bola Eropa, UEFA. Mereka disebut telah mematok harga 60 juta pound sterling atau sekitar Rp 1,1 triliun untuk Moura.

    Manchester United disebut belum mengajukan penawaran terhadap permintaan PSG tersebut. Jika tak cepat bertindak, United bisa kembali gagal merekrut Moura karena klub asal Cina, Hebei Fortune, juga tertarik menggunakan jasanya.

    THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.