Kritik Wasit di Laga Lawan West Brom, Arsene Wenger Dihukum

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Arsene Wenger . AP/Frank Augstein

    Arsene Wenger . AP/Frank Augstein

    TEMPO.CO, Jakarta - Arsene Wenger, manajer Arsenal, akan menjalani hukumannya dilarang mendampingi tim di tepi lapangan kedua kali dalam rentang waktu 12 bulan. Wenger bahkan terancam dilarang memasuki stadion.

    Hal itu terjadi setelah Arsene Wenger bertengkar dengan wasit Mike Dean dalam ruang ganti wasit setelah Arsenal bermain seri 1-1 di kandang West Bromwich Albion pada Liga Inggris, Minggu 31 Desember 2017.

    Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) mengumumkan hukumannya kepada Arsene Wenger itu pada Selasa 2 Januari 2018.

    “Diduga bahasa dan/atau perilaku dalam ruang ganti pejabat pertandingan itu kasar dan/atau tidak benar dan/atau menyangsikan integritas wasit pertandingan,” tulis FA dalam berita pengumumannya tersebut. “Ia (Wenger) diberi waktu sampai pukul enam sore pada hari Jumat untuk menanggapinya.”    

    Wenger sangat marah karena menilai Mike Dean terlalu gegabah memberikan hadiah tendangan penalti ke gawang Arsenal kepada Albion pada menit terakhir pertandingan. Hal itu terjadi setelah mantan pemain Arsenal, Kieran Gibbs, mengangkat bola kearah bek lawannya, Calun Chambers, di dekat kotak penalti tim tamu.

    Chambers dinilai Dean secara sengaja menyentuh bola dengan tangan untuk menghambat laju pergerakan lawannya di dalam kotak penalti. Pemain Albion, Jay Rodriguez, kemudian memanfatkan hukuman tendangan penalti kepada Arsenal itu untuk membobol gawang pasukan Wenger.

    Wenger terus melancarkan kritik secara keras kepada Mike Dean dan kualitas wasit di Inggris pada umumnya. Selasa pagi, ia masih terus mencela wasit dalam komentarnya menyambut pertandingan Rabu mendatang di kandang Chelsea.

    GUARDIAN | BBC | HARI PRASETYO   


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.