Virgil van Dijk, Tandukan Kemenangan dan Jejak Bek Belanda

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Liverpool Virgil van Dijk melakukan selebrasi bersama rekannya Sadio Mane usai berhasil kalahkan tim Everton dalam Piala FA di Anfield, Liverpool, Inggris, 5 Januari 2018. REUTERS

    Pemain Liverpool Virgil van Dijk melakukan selebrasi bersama rekannya Sadio Mane usai berhasil kalahkan tim Everton dalam Piala FA di Anfield, Liverpool, Inggris, 5 Januari 2018. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Virgil van Dijk sukses mengantarkan tim barunya, Liverpool, mengalahkan Everton 2-1 pada pertandingan babak ketiga Piala Asosiasi Sepak Bola Ingggris (FA) di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, Sabtu 6 Januari 2018.

    Van Dijk, yang menjadi pemain belakang termahal di dunia ketika ditransfer Liverpool dari Southampton dengan nilai 75 juta pound sterling, mencetak gol kemenangan timnya pada menit ke-84 lewat tandukannya. Ia menyambut sepak pojok yang dilepaskan Alex Oxlade-Chamberlain.

    Sebelumnya pada menit ke-63, Van Dijk juga sempat menyambut tendangan bebas Oxlade-Chamberlain, namun bola sundulannya masih tepat mengarah ke pelukan penjaga gawang Jordan Pickford.

    Van Dijk, yang punya ibu dari Suriname dan ayah asal Belanda, adalah bintang baru asal Belanda di Liga Inggris. Pria asal Breda ini juga akrab dipanggil Virgil.

    Para pemain dari negara berjuluk Kincir Angin itu sempat mendominasi di Liga Inggris pada era 2000-an seperti penyerang Robin van Persie, yang terakhir membela Manchester United 2012-2015.

    Di Liverpool sendiri ada penyerang Belanda, Dirk Kuyt, yang bermain di The Reds pada 2006-20012. Tapi, setelah era Van Persie dan Kuyt, tak ada lagi pemain asal Belanda yang bisa mencuat sebagai bintang. Hal itu terjadi sampai Van Dijk datang ke Liga Inggris setelah meninggalkan klub terkemuka di Liga Skotlandia, Celtic, untuk membela Southampton 2015-2018.    

    Meski Belanda gagal lolos ke Piala Dunia 2018 setelah merebut peringkat ketiga piala dunia empat tahun sebelumnya, para pemain dari Negeri Kincir Angin itu dikenal tanggguh di lini belakang.

    Sebelum Van Dijk menjadi buah bibir karena kepindahannya dari Southampton ke Liverpool, bek Belanda yang terkenal di Liga Primer Inggris adalah Jaap Stam yang membela Manchester United 1998-2001.

    Sama seperti Van Djik dengan tinggi 1,93 meter, postur Stam juga jangkung 1,90 meter. Stam pun rajin membantu serangan dengan menyambut bola-bola di udara.

    Pelatih Ronald Koeman yang dipecat Everton pada November 2017 adalah mantan bek tim nasional Belanda dan Barcelona. Koeman, yang awalnya bermain sebagai bek tengah, terkenal dengan tendangan geledeknya yang menciptakan sejumlah gol kemenangan.

    Bek tengah asal Belanda lainnya yang cukup ternama di Liga Inggris adalah John Heitinga. Mantan poros halang Ajax ini dan pemain berdarah Maluku ini membela Everton 2009-2014.

    Adapun Van Dijk merupakan bintang bek asal Belanda keturunan Suriname yang paling terkemuka saat ini setelah era Frank Rijkaard. Nama yang terakhir itu tidak sempat bermain di Liga Inggris.

    Berbeda dengan Van Dijk, Rijkaard memiliki ibu asal Belanda dan ayah yang merupakan mantan pemain sepak bola Suriname. Sebagai Rijkaard antara lain pernah membela Ajax dan AC Milan dan juga terkenal sebagai pelatih Barcelona 2003-2008.

    Virgil van Dijk memiliki masa depan yang masih cukup panjang di Liga Inggris karena saat ini masih berusia 26 tahun.

    ANTARA | GUARDIAN | SPORTS ILUSTRATED | HARI PRASETYO

      


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?