Sabtu, 24 Februari 2018

Tottenham Hotspur Unggul Satu Gol Atas Everton di Babak Pertama

Reporter:

M Julnis Firmansyah

Editor:

Erwin Prima

Minggu, 14 Januari 2018 01:57 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tottenham Hotspur Unggul Satu Gol Atas Everton di Babak Pertama

    Kiper Wimbledon George Long gagal menepis tendangan bek Tottenham Hotspur Jan Vertonghen yang mencetak gol ketiga bagi timnya pada pertandingan babak ketiga Piala FA di Stadion Wembley, London, 7 Januari 2018. Action Images via Reuters/Matthew Childs

    TEMPO.Co, JakartaTottenham Hotspur unggul satu gol atas Everton di babak pertama pada laga pekan ke-23 Premier League di Wembley Stadium, Sabtu, 13 Januari 2017. Gelandang tengah Tottenham, Son Heung-min, berhasil menggetarkan jaring gawang Jordan Pickford pada menit ke 26.

    Baca: Tottenham Hotspur Geser Arsenal dari Lima Besar

    Keadaan kurang beruntung justru terjadi pada Everton di babak pertama. Pemain lini belakang, Phil Jagielka, justru mendapat kartu kuning dari wasit saat berusaha menahan gempuran Son Heung-min CS pada menit ke-45. Skor 1-0 bertahan hingga akhir pertandingan babak satu.

    Dari presentase penguasaan bola, Tottenham terlihat lebih dominan dalam menguasai permainan. Hal ini terlihat 58 persen bola berada di bawah kendali Spurs. Sedangkan Everton yang dipimpin oleh Phil Jagielka hanya mampu menguasai 42 persen.

    Selain itu, Spurs yang berada di bawah asuhan Mauricio Pochettino mampu melancarkan 11 tembakan dan mengenai target sebanyak lima kali. Hal ini berbalik dengan Everton yang hanya mampu membalas tembakan sebanyak enam kali dan belum ada yang mengenai target.

    Adapun formasi yang digunakan tim asuhan Sam Allardyce itu ialah 4-2-3-1. Susunan formasi yang sama juga digunakan Spurs dalam pertandingan ini.

    Simak artikel lainnya tentang Tottenham Hotspur di tempo.co


     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.