Liverpool Beri Manchester City Kekalahan Perdana di Liga Inggris

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gaya pelatih Liverpool, Juergen Klopp dan pemain Liverpool, Dejan Lovren saat berselebrasi di akhir laga usai mengalahkan Leicester City dalam laga lanjutan Liga Inggris di Anfield, Liverpool, Inggris, 30 Desember 2017. REUTERS

    Gaya pelatih Liverpool, Juergen Klopp dan pemain Liverpool, Dejan Lovren saat berselebrasi di akhir laga usai mengalahkan Leicester City dalam laga lanjutan Liga Inggris di Anfield, Liverpool, Inggris, 30 Desember 2017. REUTERS

    TEMPO.CO, JakartaLiverpool berhasil menumbangkan pemuncak klasemen Liga Inggris, Manchester City, dengan skor 4-3 pada laga pekan ke-23 Senin dini hari 15 Januari 2018. Kekalahan itu adalah yang pertama kalinya bagi skuad Pep Guardiola di Liga Inggris musim ini.

    Bermain di Stadion Anfield, Liverpool membuat permainan umpan-umpan pendek yang biasa diperagakan Manchester City tak berkembang. Punggawa The Kop selalu menempel ketat setiap pemain Manchester City yang menguasai bola. Hal itu membuat aliran bola Manchester City mandek sehingga mereka kesulitan menciptakan peluang.

    Liverpool bahkan mampu unggul cepat pada menit ke-9. Penetrasi Alex Oxlade Chamberlain berakhir dengan tembakan dari luar kotak pinalti ke arah pojok kanan bawah gawang Manchester City. Penjaga gawang Ederson tak bisa menjangkau bola meskipun telah berupaya menjatuhkan tubuhnya.

    Pasca kebobolan, Manchester City mulai bangkit. Mereka mulai dapat kembali mengimbangi penguasaan bola Liverpool. Meskipun demikian mereka kesulitan menciptakan peluang karena Sergio Aguero selalu mendapatkan pengawalan ketat dari lawan.

    Gol penyeimbang Manchester City akhirnya terjadi pada menit ke-40. Leroy Sane mengobrak-abrik sisi kanan pertahanan Liverpool sebelum akhirnya melepaskan tembakan keras dari sudut sempit. Penjaga gawang Loris Karius tak bisa mencegah bola menembus gawangnya. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama usai.

    Pada babak kedua Liverpool kembali tak membuat para pemain Manchester City nyaman dalam menguasai bola. Manchester City dipaksa untuk hanya melakukan serangan balik cepat.

    Pada menit ke-51 skuad Aguero cs hampir unggul setelah Nicholas Otamendi berhasil menyundul bola umpan tendangan pojok dari Leroy Sane. Naas bagi City, sundulan itu hanya membentur mistar gawang. Lima menit berselang giliran Mohamed Salah yang tendangannya masih diselamatkan mistar gawang.

    Liverpool kembali unggul pada menit ke-59. Roberto Firmino berhasil memenangkan duel dengan John Stones untuk menyambut umpan terobosan Chamberlain. Dengan tenang Firmino pun mencongkel bola melewati Ederson yang sudah kepalang maju.

    Unggul satu gol membuat semangat Liverpool semakin terlecut. Dua menit berselang mereka memperlebar jarak setelah tendangan Sadio Mane dari luar kotak pinalti menembus pojok kanan atas gawang Manchester City.

    Ketinggalan dua gol sempat membuat konsentrasi para pemain Manchester City terpecah. Alhasil sejumlah kesalahan mereka buat dan puncaknya pada menit ke-68 Ederson melakukan blunder.

    Penjaga gawang asal Brasil itu berlari keluar kotak pinalti untuk memotong umpan terobosan Liverpool. Namun bola tendangan Ederson justru jatuh di kaki Salah yang dengan cerdik langsung mencongkel bola ke arah gawang yang telah kosong.

    Skuadnya tertinggal 4-1, Guardiola melakukan penyegaran tenaga dengan memasukkan Bernardo Silva untuk menggantikan Sterling. Keputusan Guardiola tampak tepat karena pada menit ke-84 Silva memperkecil ketertinggalan setelah memanfaatkan bola pantul hasil tendangan Sergio Aguero.

    Manchester City sempat membuka harapan setelah Ilkay Gundogan semakin memperkecil ketertinggalan menjadi 4-3 pada masa tambahan gawang. Melihat anak asuhnya kewalahan dengan serangan Manchester City yang semakin menjadi, Manajer Jurgen Klopp pun menarik Mane dan memperkuat lini belakangnya dengan memasukkan Ragnar Klavan. Strategi Klopp berhasil karena skor 4-3 tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.

    Meskipun kalah, posisi Manchester City di puncak klasemen tetap aman. Mereka masih unggul 15 angka dari rival terdekatnya, Manchester United. Sementara Liverpool berhasil menggeser Chelsea di posici ketiga. Salah cs memiliki nilai yang sama dengan Chelsea, 47, namun unggil dalam hal produktivitas gol.

    THE SUN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.