Persebaya Batal Datangkan Andik Vermansyah, Ini Penyebabnya

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola timnas Indonesia Andik Vermansyah berlatih di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, 12 Januari 2018. Timnas Indonesia akan menjamu Timnas Islandia pada pertandingan persahabatan di Stasion Utama Gelora Bung Karno pada 14 Januari 2018. ANTARA

    Pesepak bola timnas Indonesia Andik Vermansyah berlatih di Lapangan ABC Senayan, Jakarta, 12 Januari 2018. Timnas Indonesia akan menjamu Timnas Islandia pada pertandingan persahabatan di Stasion Utama Gelora Bung Karno pada 14 Januari 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Surabaya - Manajemen Persebaya Surabaya memutuskan tidak lagi berharap memulangkan Andik Vermansyah ke skuad Green Force untuk musim ini. Masalah harga menjadi alasan mengapa manajemen tidak lagi berharap mendapatkan tanda tangan pemain yang sebelumnya membela klub asal Malaysia, Selangor FA, tersebut. 
     
    "Demi kepentingan tim yang lebih besar, untuk 2018 ini saya memutuskan untuk tidak lagi mengharapkan bergabungnya Sdr. Andik Vermansyah di Persebaya. Walaupun itu sebenarnya merupakan keinginan awal tim, harapan besar sejumlah penggemar, dan keinginan Sdr. Andik sendiri," kata Presiden Klub, Azrul Ananda, seperti dilansir situs resmi klub, Senin, 22 Januari 2018.
     
    Manajemen Persebaya sejak lama berkomunikasi dengan pihak Andik. Namun, Azrul mengklaim pihak Andik selalu menekankan soal angka. Upaya bertemu langsung Andik tanpa perantara agen, yang dijadwalkan pada 17 Januari lalu, juga batal digelar lantaran pihak Andik terlanjur ada janji dengan pihak dari Malaysia.
     
    Gagal bertatap muka langsung, pihaknya lalu kembali mengontak pihak Andik. Pada 18 Januari lalu, pihaknya kembali bertukar pesan teks. Namun, pihak Andik lagi-lagi menegaskan soal angka. Setelah itu, tidak ada balasan lagi. Pihaknya menyesalkan mengapa pihak Andik tidak mau duduk bersama dan selalu menekankan soal angka.
     
    Menurut dia, soal angka merupakan hal yang sangat wajar sebab sepak bola adalah olahraga profesional. "Tapi seandainya angka itu bukan masalah bagi kami, tetap ada hal-hal lain yang harus dibicarakan. Ini bicara soal tim dan rencana masa depan tim. Bukan soal satu orang, dan rencana satu orang tersebut," kata anak sulung dari Dahlan Iskan ini.
     
    Untuk itu, pihaknya tidak akan memaksakan diri untuk memenuhi permintaan pihak Andik. Menurut pria yang biasa dipanggil Ulik ini, Persebaya tidak untuk satu tahun dan tidak untuk satu orang. "Kalau saya biarkan ini berlarut-larut, maka ini tidak akan fair kepada tim. Khususnya kepada para pemain yang sekarang sudah berada di Persebaya."
     
    Sementara itu, melalui akun Instagram-nya, pada hari ini, 22 Januari 2018, Andik mengunggah foto dirinya berseragam timnas dengan memberikan captions sebagai berikut: "Bisikan dari ibu sejak kecil, jangan sampai kau menjelek-jelakkan seseorang atau menceritakan aib seseorang. Pasrahkan saja semua kepada sang pencipta karena kalau kita mati yang susah dibawa ke akhirat adalah pemaafan dari seseorang apabila kamu melukai dia."
     
    Postingan yang diunggah sekitar pukul 12.00 itu mendapat pelbagai komentar dari netizen, termasuk Bonek--pendukung fanitik Persebaya--yang sejak klub ini kembali berkompetisi mendesak manajemen memulangkan dirinya. Di kolom komentar, Andik Vermansyah meminta Bonek menunggu klarifikasi darinya. "Tunggu klarifikasi dari pada saya ya. Ojok ngomel ae aku yo bonek cokkk," tulisnya.
     
     
     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.