Leroy Sane Cedera Parah, Pelatih Manchester City Kecam Wasit

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Manchester City Leroy Sane, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Burnley pada pertandingan FA Cup di Stadion Etihad, Manchester, 6 Januari 2018. Manchester City kalahkan Burnley 4-1. REUTERS/Phil Noble

    Gelandang Manchester City Leroy Sane, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Burnley pada pertandingan FA Cup di Stadion Etihad, Manchester, 6 Januari 2018. Manchester City kalahkan Burnley 4-1. REUTERS/Phil Noble

    TEMPO.CO, Jakarta -  Pemain Manchester City, Leroy Sane, harus beristirahat selama sebulan setelah mengalami cedera parah pada kaki kirinya usai dilanggar oleh pemain belakang Cardiff City, Joe Bennet, pada laga babak ke empat turnamen FA Cup pada Minggu malam, 28 Januari 2018.

    Cedera itu terjadi pada menit ke-44 pertandingan yang dimenangi Manchester City dengan skor 2-0 tersebut. Saat ituSane yang tengah menggiring bola dari tengah lapangan menuju kotak penalti lawan tiba-tiba mendapatkan tackle keras dari Bennet.

    Dalam tayangan ulang, terlihat tackle dari Bennet sempat membuat pergelangan kaki kiri dari Sane bengkok, dan karenanya pemain asal Jerman tersebut terjatuh.

    Seusai laga itu, pelatih Manchester City, Pep Guardiola, sempat menumpahkan kemarahannya di hadapan wasit Lee Mason. Kepada pers, ia kemudian  meminta agar semua wasit untuk dapat bertindak tegas di lapangan demi keselamatan para pemain. Ia kecewa karana usai melakukan pelanggaran tersebut, Bennet hanya diganjar dengan hukuman kartu kuning oleh wasit.

    "Satu-satunya yang harus mereka lakukan adalah melindungi para pemain. Tidak hanya pemain Manchester City, tapi semua pemain," ujar Guardiola seusai laga seperti dilansir Mirror.

    Guardiola juga memohon agar keselamatan para pemain dapat diperhatikan oleh berbagai pihak. Bukan hanya wasit, tetapi juga tim dan para pemain. Karena menurutnya, setiap pemain sepak bola adalah seniman yang harus dihargai dan dilindungi bersama.

    "Setiap tim bisa bermain sesuai dengan keinginan mereka. Bila mereka ingin bermain secara kasar, tidak apa-apa. Tapi paling tidak ada satu orang dalam tim yang harus menentukan mana yang benar dan mana yang salah," ujar Guardiola.

    Tidak hanya Guardiola, respons atas insiden tersebut juga datang dari federasi sepak bola Jerman melalui akun twitternya di @DFB_Team_EN pada hari yang sama.

    "Hey @CardiffCityFC. Sekedar memberitahu, kami memiliki turnamen yang sangat penting pada musim panas ini. Tolong jangan sakiti pemain kami. Terima kasih, #DieMannschaft #inSane," demikian tulis akun tersebut dalam bahasa Inggris.

    Karena cedera yang dialaminya, Sane terancam tidak dapat membela Manchester City di pertandingan Liga Inggris melawan West Bromwich Albion, Burnley, dan Leicester. Menurut BBC, Sane pun juga diragukan untuk dapat tampil di leg ke dua babak 16 besar Liga Champions kontra Basel pada 13 Februari mendatang.

    MIRROR | BBC


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah Bitcoin sebagai Alat Pembayaran yang di Indonesia

    Bitcoin menjadi perbincangan publik setelah Tesla, perusahaan milik Elon Musk, membeli aset uang kripto itu. Bagaimana keabsahan Bitcoin di Indonesia?