Piala Presiden 2018: Final Fase Kedua Arema FC di Kanjuruhan

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Euforia Aremania saat menyambut trofi piala presiden dan tim kebanggaan mereka, di depan Balaikota Malang, 14 Maret 2017. Arema menjuarai kompetisi piala Presiden 2017 setelah mengalahkan Pusamania Borneo FC. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Euforia Aremania saat menyambut trofi piala presiden dan tim kebanggaan mereka, di depan Balaikota Malang, 14 Maret 2017. Arema menjuarai kompetisi piala Presiden 2017 setelah mengalahkan Pusamania Borneo FC. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Stadion Kanjuruhan terletak cukup jauh dari warga Malang yang berada di pusat kota dingin di Jawa Timur itu. Letak stadion yang menjadi markas klub Arema FC tersebut berlokasi di Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

    Tapi, buat pendukung setia Arema FC yang bernama Aremania, jarak tempuh yang lumayan ke Kanjuruhan bukan halangan demi mendukung perjuangan tim berjuluk Singo Edan –atau Ongis Nade- itu untuk lolos ke babak 8 besar Piala Presiden 2018.   

    Selasa malam nanti, 30 Januari 2018, Arema akan berhadapan dengan Bhayangkara FC pada rangkaian partai terakhir babak penyisihan Grup E di Malang.

    Ada tiga tim yang berpeluang untuk lolos. Arema, Bhayangkara FC, dan Persela Lamongan. Dua tim pertama punya peluang lebih besar. Arema dan Bhayangkara masing-masing sudah mengantongi nilai empat.

    Singo Edan bisa diuntungkan dengan posisi sebagai tuan rumah, terutama karena dukungan Aremania yang begitu militan itu. Selain itu, Bhayangkara baru melakukan pertandingan uji coba melawan Tokyo FC akhir pekan lalu di Jakarta. Juara bertahan Liga 1 hanya punya waktu dua hari untuk pemulihan.

    “Kalau bisa menang, kenapa tidak? Karena, lebih aman jika kami bisa dapat tiga poin di laga terakhir. Penting untuk diingat, jangan sampai menyepelekan situasi. Harus tetap fight,” kata pelatih Arema FC, Joko ‘Getuk’ Susilo, di situs media resmi klub ini, aremafc.com

    Jika Arema bermain imbang 0-0 dengan Bhayangkara, Persela bisa menyodok sebagai juara grup jika menang selisih tiga gol melawan PSIS Semarang. Hal ini tentu tidak diinginkan oleh kubu Arema.

    Karena itu, Dendi Santoso dan kawan-kawan  diharapkan memaksimalkan kesempatan yang ada.

    “Ini seakan jadi final kedua kami di fase grup Piala Presiden 2018. Pertama lawan PSIS, dan sekarang harus menang lawan Bhayangkara. Kami tahu kekuatan Bhayangkara seperti apa,” kata Getuk lagi kepada aremafc.com.

    AREMAFC.COM | HARI PRASETYO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    4 Fakta Kasus Suap Pajak, KPK Bidik Pejabat Dirjen Pajak dan Konsultan

    KPK menetapkan pejabat Direktorat Jenderal atau Dirjen Pajak Kementerian Keuangan sebagai tersangka dalam kasus suap pajak. Konsultan juga dibidik.