Piala Presiden 2018: Persebaya Latihan Penyelesaian Akhir

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persebaya Surabaya Yohanes Ferinando Pahabol (kanan) melakukan selebrasi. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Pemain Persebaya Surabaya Yohanes Ferinando Pahabol (kanan) melakukan selebrasi. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Surabaya - Persebaya Surabaya terus melakukan persiapan menjelang tampil pada babak perempat final Piala Presiden 2018. Pagi tadi, Rabu, 31 Januari 2018, skuad Green Force melakukan latihan terakhir sebelum Kamis besok berangkat ke Solo.
     
    "Kami latihan finishing dan kombinasi permainan setengah lapangan," kata Pelatih Persebaya, Angel Alfredo Vera, setelah memimpin anak asuhannya latihan di Lapangan Kepolisian Daerah Jawa Timur, Surabaya, Rabu pagi.
     
    Menurut pelatih yang musim lalu membawa Persebaya juara Liga 2 ini, finishing atau penyelesaian akhir merupakan salah satu kelemahan timnya saat tampil dalam penyisihan grup. "Kemarin banyak peluang tapi tidak masuk," katanya.
     
    Di luar itu, Alfredo mengaku timnya tidak ada masalah dan siap menghadapi babak perempat final Piala Presiden 2018. Dia tidak memikirkan klub yang akan dihadapi. Menurut dia, semua klub yang lolos ke perempat final adalah klub yang bagus. 
     
    Meski demikian, ia menargetkan kemenangan. "Usaha menang," katanya sembari menambahkan akan membawa sebanyak 25 pemain ke Solo. "Kecuali M. Hidayat yang cedera dan Andri Muliadi yang masih sakit tipes," ujarnya.
     
    Sebelumnya, Persebaya memastikan diri lolos ke babak perempat final Piala Presiden 2018 setelah di laga terakhir babak penyisihan Grup C mengalahkan Madura United 1-0. Kemenangan itu membuat Persebaya berada di puncak klasemen akhir.
     
    Sebanyak delapan tim dinyatakan lolos ke babak perempat final Piala Presiden 2018. Mereka adalah Sriwijaya FC, PSMS Medan, Mitra Kukar, Persebaya, Madura United, Bali United, Persija Jakarta, dan Arema FC. Undian babak perempat final akan dilaksanakan sore nanti di Jakarta.
     
    NUR HADI
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.