8 Besar Piala Presiden, Sriwijaya FC Kehilangan 2 Bek Andalannya

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain PSMS Medan, Frets Listanto (kiri), berebut bola dengan pemain Sriwijaya FC Mahamadou N'Diaye di pertandingan terakhir fase grup A Piala Presiden di Stadion GBLA Bandung, 26 Januari 2018. TEMPO/Prima Mulia

    Pemain PSMS Medan, Frets Listanto (kiri), berebut bola dengan pemain Sriwijaya FC Mahamadou N'Diaye di pertandingan terakhir fase grup A Piala Presiden di Stadion GBLA Bandung, 26 Januari 2018. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Kabar buruk menimpa Sriwijaya FC menjelang laga 8 besar Piala Presiden 2018. Skuad asuhan Rahmad Darmawan itu harus kehilangan dua pemain belakangnya Novan Setya Sasongko dan Mahamadou N’Diaye.

    Kedua pemain itu dipastikan absen saat mereka menghadapi Arema FC pada Ahad 4 Februari 2018. Rahmad menyatakan bahwa mereka harus beristirahat setidaknya untuk satu pekan ke depan.

    “Saya sudah diberitahu oleh dokter tim, kalau Novan dan N’Diaye mengalami cedera. Tapi tidak terlalu parah. Menurut dokter harus istirahat sekira satu pekan,” ujar RD, sebutan beken Rahmad.

    Kedua pemain itu mengalami cedera ketika Sriwijaya FC menghadapi PSMS Medan pada laga terakhir Grup C, Jumat 26 Januari 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Namun RD menilai hilangnya kedua pemain itu tak akan mempengaruhi kekuatan lini pertahanan timnya.

    Dia memastikan bahwa Sriwijaya FC telah siap menghadapi laga keras melawan Arema FC di Stadion Manahan Solo. Dia berharap ajang Piala Presiden 2018 ini bisa menjadi ujian yang baik untuk menghadapi kompetisi Liga 1 yang akan digelar pada akhir Februari nanti.

    “Di babak 8 besar kamu harus siap. Kami ingin melihat kekurangan tim di ajang seperti ini, karena di kompetisi nanti tidak ada waktu lagi,” katanya.

    LIGA INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.