Rabu, 19 September 2018

Hina Donald Trump, Maradona Ditolak Masuk Amerika

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan pemain sepakbola Argentina, Diego Maradona menggandeng tangan kekasihnya, Rocio Oliva saat menghadiri The Best FIFA Football Awards di London Palladium, 23 Oktober 2017. Keduanya tampak serasi meski terpaut beda usia 30 tahun. AP Photo

    Mantan pemain sepakbola Argentina, Diego Maradona menggandeng tangan kekasihnya, Rocio Oliva saat menghadiri The Best FIFA Football Awards di London Palladium, 23 Oktober 2017. Keduanya tampak serasi meski terpaut beda usia 30 tahun. AP Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona, gagal mendapatkan visa berkunjung ke Amerika Serikat. Pengacaranya mengklaim visa kliennya ditolak karena ia menghina Presiden Donald Trump.

    Pengacara Maradona, Matias Morla, menjelaskan, sejak awal, ia sudah mengingatkan agar kliennya itu tak bicara negatif soal Amerika ketika hendak mengajukan visa ke negara itu.

    Namun nasihat itu tak diindahkan. Dalam wawancara dengan televisi TeleSur, belum lama ini, Maradona sempat ditanya apa pendapatnya soal Trump. Ia pun menjawab, "Donald Trump adalah chirolita."

    Chirolita adalah istilah Argentina untuk menggambarkan "nilai yang rendah" atau bisa juga diartikan "boneka".

    Tak ada penjelasan dari Kedutaan Amerika soal penolakan visa tersebut. Namun Morla menduga omongan kliennya itu menjadi penyebab utama.

    Selain itu, Maradona pernah punya cerita tak nyaman terkait dengan kunjungan ke Amerika. Pada Piala Dunia 1994, ia dipulangkan dari kamp Argentina setelah gagal menjalankan tes doping. Saat itu, visanya dicabut dan dikatakan tak boleh kembali ke negara itu.

    Maradona kini harus berkunjung ke negara tersebut karena akan menghadiri gugatan soal harta gono-gini dengan mantan istrinya, Claudia Villafane. Sidang akan berlangsung di Miami pada Maret mendatang.

    THE SUN | MARCA


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    TGB Muhammad Zainul Majdi dan Divestasi Tambang Emas Newmont

    KPK mengusut aliran dana ke rekening TGB Muhammad Zainul Majdi, Gubernur Nusa Tenggara Barat. Dana itu diduga berkaitan dengan Newmont Nusa Tenggara.