Piala Presiden 2018: Rawan Bentrokan, Ini Antisipasi Polisi

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi suporter sepakbola. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    Ilustrasi suporter sepakbola. TEMPO/Aditya Herlambang Putra

    TEMPO.CO, SOLO - Kepala Kepolisian Resor Kota Surakarta, Komisaris Besar Ribut Hari Wibowo, mengingatkan para suporter yang akan menyaksikan babak perempat final Piala Presiden 2018 di Stadion Manahan agar menjaga ketertiban. Mereka diminta tidak coba-coba menyelundupkan barang-barang terlarang seperti petasan, flare, laser, senjata tajam, minuman keras, dan lain-lain ke dalam stadion.
     
    "Pasti akan ketahuan. Kami telah menginstruksikan kepada seluruh anggota yang berjaga di pintu masuk stadion agar memperketat pemeriksaan," kata Ribut seusai memimpin apel kesiapan pengamanan Piala Presiden di halaman parkir Stadion Manahan Solo pada Sabtu, 3 Februari 2018.
     
    Dalam apel yang diikuti seribuan anggota gabungan dari Polri, TNI, dan sejumlah instansi terkait itu, Ribut mengatakan, empat gerbang Stadion Manahan termasuk salah satu titik fokus pengamanan sepanjang Piala Presiden berlangsung pada Sabtu dan Ahad, 3-4 Februari 2018. Setelah lolos dari pemeriksaan barang bawaan, penonton akan kembali menjalani pemeriksaan tiket di 12 pintu masuk stadion.
     
    Kepada seluruh peserta apel, Ribut menegaskan dia tidak mau kecolongan dengan masuknya barang-barang terlarang ke dalam stadion. Selain bisa mengganggu jalannya pertandingan, barang-barang terlarang tersebut juga berpotensi menjadi pemicu awal gesekan antar suporter. 
     
    Ribut juga mengimbau seluruh petugas pengamanan Piala Presiden 2018 mewaspadai berbagai kemungkinan buruk yang bisa terjadi sewaktu-waktu. "Kerawanan cukup tinggi, termasuk bentrok antar-suporter, baik di dalam venue maupun dalam perjalanan menuju dan dari stadion. Ini menjadi perhatian serius," kata Ribut.
     
    Gelaran Piala Presiden 2018 di Stadion Manahan kali ini tidak hanya diramaikan oleh suporter dari delapan tim yang lolos ke babak perempat final. Sejumlah suporter dari tim lain yang tidak lolos perempat final dan kebetulan cukup dekat dari Solo, seperti Slemania (suporter PSS Sleman), diprediksi juga akan membanjiri Stadion Manahan. 
     
    "Animo masyarakat terhadap gelaran Piala Presiden 2018 sangat tinggi. Kami sebagai daerah tetangga Solo juga turut mengawal keamanan jalur darat yang akan dilalui suporter, khususnya dari arah barat (Jakarta dan Yogyakarta)," kata Kepala Polres Klaten Ajun Komisaris Besar Juli Agung Pramono.
     
    Komandan Komando Resor Militer 074/Warastratama, Kolonel Inf Widi Prasetijono juga mengimbau seluruh aparat keamanan mengutamakan langkah-langkah persuasif selama mengawal jalannya pertandingan Piala Presiden 2018. "Kalau terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, utamakan persuasif dulu. Jangan lupa semua ini saudara kita. Hindari benturan yang tidak perlu," kata Widi.

    Pada babak perempat final Piala Presiden hari ini akan berlangsung dua pertandingan. Persebaya Surabaya akan menghadapi PSMS Medan, sedangkan Madura United melawan Bali united.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.