Piala Presiden: Ini Kunci Sukses PSMS Singkirkan Persebaya

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih PSMS Medan, Djadjang Nurdjaman, di Stadion Teladan Medan, Sumatera Utara. Mantan pelatih Persib Bandung itu resmi terpilih sebagai pelatih baru PSMS Medan dalam kompetisi Liga 2 PSSI. ANTARA/Septianda Perdana

    Pelatih PSMS Medan, Djadjang Nurdjaman, di Stadion Teladan Medan, Sumatera Utara. Mantan pelatih Persib Bandung itu resmi terpilih sebagai pelatih baru PSMS Medan dalam kompetisi Liga 2 PSSI. ANTARA/Septianda Perdana

    TEMPO.CO, Solo - PSMS Medan lolos ke semifinal Piala Presiden 2018 dengan menyingkirkan Persebaya Surabaya di Stadion Manahan Solo pada Sabtu, 3 Februari 2018. Bermain 3-3 hingga babak normal berakhir, PSMS akhirnya menang adu penalti 4-3.


    Pelatih PSMS, Djadjang Nurdjaman, senang timnya bisa membuat pembuktian dengan mengalahkan lawan yang lebih mendominasi penguasaan bola. "Dalam sepak bola modern, strategi defend-attack (bertahan dan menyerang) itu tidak ada salahnya. Nggak harus menguasai ball position (penguasaan bola)," kata Djadjang seusai pertnadingan.
     
    Djadjang mengatakan strategi defend-attack sudah beberapa kali diterapkan para pemain PSMS selama berlaga di Piala Presiden 2018. Meski terbukti membuahkan hasil yang maksimal dan mengantarkan PSMS ke babak semi final, dia berujar, strategi bermain dalam tempo pelan itu tidak berarti akan dipertahankan dalam pertandingan berikutnya.
     
    "Tentu kami punya strategi yang berbeda-beda tergantung posisi pertandingannya. Strategi semacam tadi tentu tidak akan kami gunakan saat bermain di kandang," ujar Djadjang sambil tersenyum bangga. 
     
    Djadjang menambahkan, sebagai tim yang tidak diunggulkan juga menjadi salah satu keuntungan bagi PSMS. "Dengan demikian kami bisa berjuang lebih keras. Tiap sesi latihan selalu kami manfaatkan untuk mencoba bermacam strategi yang berbeda," kata mantan pelatih Persib Bandung ini.
     
    Kapten PSMS Legimin Raharjo, mengatakan pertandingan melawan Persebaya menjadi salah satu pertandingan yang berat sekaligus seru karena terbilang banjir gol. "Kami sangat bersyukur bisa menang terhadap Persebaya yang bermain dengan sangat kompak," kata Legimin.
     
    Kepada para pemainnya, Djadjang juga berpesan agar kemenangan terhadap Persebaya kali ini tidak membuat mereka larut dalam euforia yang berkepanjangan. "Jangan berbangga diri dulu. Ini baru pemanasan menjelang kompetisi yang lebih sengit," kata dia.
     
    Kemenangan di perempat final Piala Presiden ini sekaligus jadi pembalasan bagi PSMS yang di final Liga 2 musim lalu dikalahkan Persebaya.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.