5 Fakta Menarik Semifinal Piala Presiden 2018

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kiper Sriwijaya FC, Teja Pakualam (kanan), mengamankan bola dari serangan pemain PSMS Medan di pertandingan Piala Presiden di Stadion GBLA Bandung, 26 Januari 2018. TEMPO/Prima Mulia

    Kiper Sriwijaya FC, Teja Pakualam (kanan), mengamankan bola dari serangan pemain PSMS Medan di pertandingan Piala Presiden di Stadion GBLA Bandung, 26 Januari 2018. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Turnamen pramusim Piala Presiden 2018 akan memasuki babak semifinal, pada 10 dan 13 Februari 2018. Berbeda dari babak sebelumnya, laga nanti akan memakai sistem kandang dan tandang.

    Saat ini sudah ada empat tim yang lolos dari babak perempat final yang berlangsung di Solo, 3 dan 4 Februari. Keempatnya adalah Persija Jakarta, PSMS Medan, Bali United, Sriwijaya FC.

    Berikut 5 fakta menarik tentang babak semifinal:

    • Juara Baru
    Piala Presiden tahun ini dipastikan memunculkan juara baru, karena juara bertahan Arema FC sudah tersingkir di babak 8 besar. Juara Piala Presiden 2015, Persib, sudah tersingkir sejak fase grup.

    • Semifinalis baru
    Dari empat tim yang akan bertanding di semifinal Piala Presiden 2108, tidak ada satupun yang tahun lalu menembus semifinal. Di Piala Presiden 2017 semifinalis adalah Borneo FC, Persib, Semen Padang, dan Arema FC. Sedangkan di Piala Presiden 2015, ada SFC yang tahun ini juga lolos ke semifinal.

    • Duel pelatih lokal dan asing
    Terdapat dua pelatih lokal dan dua pelatih asing di semifinal tahun ini. Pelatih lokal adalah Djadjang Nurdjaman yang menangani PSMS dan Rahmad Darmawan di SFC. Sedangkan pelatih asing adalah Hans-Peter Schaller dari Bali United dan Stefano Cugurra di Persija. Itu berarti semifinal akan menyuguhkan duel pelatih lokal vs asing, karena PSMS bertemu Persija dan SFC menghadapi Bali United.

    • Bali United Sempurna
    Bali United menjadi satu-satunya tim di semifinal yang mengumpulkan match-fee maksimal. Ini tidak lepas dari pencapaian mereka di fase grup dan babak 8 besar. Total, Bali United sudah mengumpulkan match-fee sebanyak Rp 525 juta, hasil dari 3 kali menang di fase grup (tiap kemenangan dihargai Rp 125 juta) dan 1 kali menang di babak 8 besar (kemenangan dihargai Rp 150 juta).

    • Djadjang bisa cetak rekor
    Bila mampu lolos ke final, Djadjang Nurdjaman berpeluang untuk meraih gelar juara Piala Presiden untuk kedua kalinya. Djanur yang sekarang menjadi pelatih PSMS, pernah meraih gelar juara Piala Presiden ketika menangani Persib pada 2015. Di final Piala Presiden 2015 waktu itu, Persib mengalahkan SFC.

    LIGA INDONESIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.