Wayne Rooney: Di Manchester United Sanchez Mirip Tevez

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Alexis Sanchez pindah Manchester United setelah ditukar dengan Henrikh Mkhitaryan ke Arsenal. Sanchez akan mendapatkan gaji sebesar 14 juta atau setara Rp229 miliar per tahun dai Manchester United. Action Images via Reuters/Paul Childs

    Alexis Sanchez pindah Manchester United setelah ditukar dengan Henrikh Mkhitaryan ke Arsenal. Sanchez akan mendapatkan gaji sebesar 14 juta atau setara Rp229 miliar per tahun dai Manchester United. Action Images via Reuters/Paul Childs

    TEMPO.CO, Jakarta - Eks penyerang Manchester United , Wayne Rooney, menyatakan bahwa kehadiran Alexis Sanchez di klub itu mengingatkannya akan sosok Carlos Tevez. Kehadiran Sanchez, menurut dia, akan meningkatkan performa Romelu Lukaku sebagai juru gedor skuad Setan Merah.

    Rooney menyatakan bahwa Sanchez merupakan pemain yang sempurna dengan kebutuhan Manchester United saat ini. Karakter Sanchez yang pantang menyerah, akan bisa meningkatkan semangat pemain lainnya sehingga mengeluarkan kemampuan lebih besar lagi. Hal itu, menurut dia sama seperti karakter yang dimiliki oleh Carlos Tevez.

    "Bagi saya Alexis adalah pemain yang sempurna untuk United. Dia memiliki agresivitas, semangat, dan dia adalah seorang pemenang," katanya.

    "Saya kira disitu kekurangan United saat ini. Mereka kekurangan pemain di sekitar Romelu Lukaku yang bisa mendorong dia dan membantu dia untuk mencetak lebih banyak gol."

    "Saya kira Sanchez akan melakukan itu. Dia adalah pemain yang anda inginkan seperti Tevez, pemain yang bisa mengangkat kemampuan pemain lainnya 10 hingga 15 persen lebih tinggi," tutup pemain yang kini membela Everton itu.

    Rooney sempat merasakan masa-masa indah bersama Tevez di Manchester United pada tahun 2007-2009. Bersama Tevez, Rooney mempersembahkan 2 gelar Liga Inggris dan satu gelar Liga Champions.

    METRO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.