Redam MU, Liverpool, dan Arsenal, Modal Spurs di Kandang Juventus

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane, melakukan selebrasi bersama rekan setimnya Dele Alli, setelah mencetak gol ke gawang Arsenal dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion Wembley, London, 10 Februari 2018. AP

    Penyerang Tottenham Hotspur, Harry Kane, melakukan selebrasi bersama rekan setimnya Dele Alli, setelah mencetak gol ke gawang Arsenal dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion Wembley, London, 10 Februari 2018. AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih asal Argentina, Mauricio Pochettino, meyakini timnya, Tottenham Hotspur, sedang dalam bentuk penampilan terbaik. Mereka tampil memuaskan pada tiga pertandingan terakhirnya di Liga Primer Inggris. Hal itu akan menjadi modal tim berjuluk Spurs ini buat tampil di kandang Juventus, Rabu dinihari, 14 Februari 2018, pada laga pertama babak 16 Liga Champions,

    Kemenangan 1-0 melawan Arsenal di Stadion Wembley, Sabtu 10 Februari, pada pertarungan antartim satu kota atau derby London utara dalam lanjutan Liga Primer membuktikan perubahan drastis Tottenham dua pekan terakhir.

    Tim dari London yang berjuluk Spurs itu tampil lebih percaya diri, lebih solid, dan kian tajam. Dengan meraih nilai 52 dari 27 pertandingan, pasukan Pochettino masih berpeluang bisa finis empat besar Liga Primer musim ini.

    Spurs akan bersaing dalam posisi berdekatan dengan Manchester United, Liverpool, dan juara bertahan, Chelsea, untuk memperebutkam urutan kedua sampai keempat klasemen yang merupakan zona Liga Champions. Adapun Manchester City di puncak klasemen sudah susah dikejar.

    Inilah situasi kondusif yang diharapkan Pochettino sebelum tampil untuk pertama kali dalam babak sistem gugur Liga Champions untuk pertama kali sejak melawan Real Madrid dalam perempat final tujuh tahun lalu.

    Grafik Spurs lagi menanjak. Pada 31 Januari lalu di Wembley, mereka menggilas Manchester United 2-0. Mereka kemudian pergi ke Anfield dan menahan Liverpool 2-2 sebelum mempermalukan tetangganya, Arsenal, 1-0, di Wembley, Sabtu lalu. Spurs mengambil tujuh poin dari tiga laga besarnya tersebut.

    “Setelah United, Liverpool, dan kini Arsenal. Ini adalah periode yang sangat berat. Semuanya tim besar dan saya pikir kami bertambah matang. Ini periode terbaik saya sejak menangani Tottenham,” kata Pochettino, 45 tahun. Ia menangani Spurs sejak 2014 setelah meninggalkan Espanyol dan kemudian Southampton.

    Mantan pemain bek Espanyol dari Argentina ini berusaha keras untuk bisa mempertahankan bentuk permainan yang sama saat tampil di Stadion Juventus, Turin, Italia, Rabu dinihari mendatang.

    Juventus akan memberikan tantangan yang berbeda buat Spurs. Raksasa Seri A Liga Italia ini memenangi liganya enam kali beruntun dan menembus final Liga Champions 2015 serta 2017. “Tentu saja, Juventus tim besar dan salah satu yang terbaik di Eropa. Hal itu yang belum kami punya. Tapi, dengan kepercayaan diri yang ada, kami siap memasuki kejuaraan yang sangat kompetitif ini,” tegas Pochettino.

    INDEPENDENT | SOCCERNET | HARI PRASETYO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?