Minggu, 27 Mei 2018

Kunjungi Persib Bandung, Javier Zanetti Luncurkan Akademi Persib

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Persib Bandung Oh In Kyun berebut bola dengan pemain Sriwijaya FC Bio Paulin dalam laga pembuka Piala Presiden 2018, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, 16 Januari 2018. ANTARA/M Agung Rajasa

    Pemain Persib Bandung Oh In Kyun berebut bola dengan pemain Sriwijaya FC Bio Paulin dalam laga pembuka Piala Presiden 2018, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, 16 Januari 2018. ANTARA/M Agung Rajasa

    TEMPO.CO, JakartaPersib Bandung akan kedatangan tamu istimewa pada acara peluncuran akademi Persib di Stadion Siliwangi, Selasa 13 Februari 2018. Tamu itu adalah bek legendaris Inter Milan, Javier Zanetti.

    Seperti dilansir laman resmi Persib, Zanetti akan hadir pada acara itu. Pelatih fisik Persib U-19, Gilang Fauzi menilai kehadiran pria asal Argentina tersebut bisa memotivasi para pemain muda Persib Bandung.

    "Zanetti merupakan sosok yang pas sebagai contoh pemain. Disiplin, dewasa, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Kedisiplinan membuatnya mampu bersaing dan bermain sampai usia yang terbilang xukup tua," kata Gilang.

    Selain itu, menurut dia, para pemain Persib juga bisa meniru loyalitas Zanetti. Ia memilih membela Inter hingga pensiun. Bermain total buat tim yang dibelanya adalah salah satu yang diperlukan semua pemain, termasuk anggota Diklat PERSIB.

    "Saya berharap pemain bisa meniru sosok Zanetti. Disiplin dan punya loyalitas tinggi. Mereka punya pola hidup yang sehat sehingga mampu memiliki karir cukup panjang," ucapnya

    Persib Bandung akan meluncurkan akademi Persib sebagai bagian dari pembenahan klub itu. Klub kebanggaan warga Jawa Barat tersebut memang dikenal sebagai salah satu klub penghasil pemain muda terbaik.

    PERSIB.CO.ID


     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Dua Pendaki Mahasiswi Univesitas Parahyangan Gapai Seven Summits

    Pada 17 Mei 2018, dua mahasiswi Universitas Parahyangan, Bandung, Fransiska Dimitri Inkiriwang dan Mathilda Dwi Lestari, menyelesaikan Seven Summits.