Sabtu, 24 Februari 2018

Pemain MU, Ander Herrera, Terancam Hukuman Skorsing 6 Tahun

Reporter:

Febriyan

Editor:

Nurdin Saleh

Rabu, 14 Februari 2018 13:35 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain MU, Ander Herrera, Terancam Hukuman Skorsing 6 Tahun

    Gelandang Manchester United Ander Herrera mencetak gol ke gawang Northampton Town pada pertandingan babak ketiga Piala Liga di stadion Sixfields, 22 September 2016. Action Images via Reuters / John Sibley

    TEMPO.CO, Jakarta - Gelandang Manchester United (MU), Ander Herrera, terancam hukuman berat. Ia, bersama delapan mantan pemain Real Zaragoza lain, terancam hukuman dua tahun penjara dan skorsing sepak bola selama 6 tahun karena kasus pengaturan skor.

    Herrara dianggap terlibat pengaturan hasil pertandingan antara Levante dan Real Zaragoza pada 2011. Karena menang 2-1 di laga itu, Zaragoza selamat dari degradasi.

    Media Spanyol Marca menyebutkan bahwa aparat kejaksaan Spanyol telah menemukan bukti baru keterkaitan sejumlah pemain serta Pelatih Javire Aguirre dan Direktur Antonio Prieto dalam kasus itu. Setidaknya ada 9 pemain termasuk Hererra dan gelandang Atletico Madrid, Gabi, yang terseret dalam kasus ini. Mereka dinilai menerima bayaran dengan total 965 ribu euro untuk mengatur agar Real Sociedad menang.

    Meski kesulitan menemukan bukti dokumen dan pengakuan, jaksa akhirnya menemukan titik terang untuk pembuktian kasusnya dengan menelaah pembayaan pajak klub yang berbeda dari biasanya.

    Herrera, yang pindah ke MU pada 2014, telah membantah tudingan tersebut. Dia juga mengaku siap untuk dipanggil pihak terkait jika keterangannya diperlukan. "Seperti yang saya nyatakan pada 2014, ketika isu ini pertama kali muncul, saya tak pernah dan tak akan pernah terlibat dalam pengaturan hasil pertandingan," ujarnya.

    "Jika saya mendapat panggilan untuk bersaksi dalam pengadilan, saya akan datang dengan senang karena saya memiliki kesadaran penuh," lanjutnya.

    Herrera saat ini tak bisa memperkuat Manchester United. Ia mengalami cedera otot paha saat MU dibungkam Newcastle United akhir pekan lalu.

    MARCA| INDEPENDENT


     

     

    Lihat Juga

     

    Selengkapnya
    Grafis

    Ucapan Pedas Duterte, Memaki Barack Obama dan Dukung Perkosaan

    Presiden Filipina Rodrigo Duterte sering melontarkan ucapan kontroversial yang pedas, seperti memaki Barack Obama dan mengancam pemberontak wanita.