Jumat, 16 November 2018

Gol Penalti Cristiano Ronaldo Istimewa Hingga Dikira Tidak Sah

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, mencetek gol ke gawang PSG melalui titik penalti  dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Santiago Bernabeu, Madrid, 15 Febrauri 2018.  REUTERS/Paul Hanna

    Penyerang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, mencetek gol ke gawang PSG melalui titik penalti dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Santiago Bernabeu, Madrid, 15 Febrauri 2018. REUTERS/Paul Hanna

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyerang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, mencetak dua dari tiga gol kemenangan timnya atas Paris Saint-Germaine atau PSG dalam laga pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis dinihari tadi, 15 Februari 2018. Salah satunya diciptakan lewat tendangan penalti dengan teknik yang istimewa.

    Penalti itu terjadi pada menit ke-45 setelah Giovani Lo Celso menarik Toni Kroos di dalam kotak penalti. Ronaldo yang maju sebagai algojo mengirimkan bola ke pojok kanan bawah gawang PSG. Meskipun sempat terbaca, kekuatan tendangan pesepak bola asal Portugal itu tak mampu dibendung penjaga gawang Alphonse Areola.

    Gol itu sempat dinilai tak sah oleh mantan penyerang Real Madrid, Michael Owen. Pasalnya, bola tampak seperti bergerak lompat ke atas sebelum ditembakkan dengan kaki kanan Ronaldo. Owen mengira bola sempat menyentuh kaki kiri Ronaldo yang menjadi tumpuan. Berdasarkan aturan FIFA, tendangan penalti memang tak boleh dilakukan dengan dua sentuhan.

    Namun, berdasarkan gerak lambat, terlihat jelas bahwa gol itu sah. Yang terjadi adalah kaki kiri Ronaldo mengambil pijakan di samping bola sehingga membuat bola seperti terangkat sedikit dari tanah. Setelah itu, baru kaki kanan bintang Madrid itu menyambar si kulit bundar.

    "Itu luar biasa. Setelah saya melihat penalti itu, saya berpikir terjadi dua sentuhan dan itu seharusnya digugurkan," kata Owen.

    "Tetapi, jika Anda menyaksikan secara perlahan, sebenarnya tanah membuat bola melompat. Bola tiba-tiba melayang dan dia melakukannya seperti melakukan tendangan voli. Tendangannya luar biasa akurat mengingat bola itu bergerak," ujarnya.

    Eks rekan Ronaldo di Manchester United, Rio Ferdinand, tak heran dengan teknik itu. Menurut dia, Ronaldo kerap melakukannya pada sesi latihan, tapi biasanya gagal.

    "Dia terbiasa melakukan itu di latihan. Biasanya dia gagal melakukannya saat latihan, tapi bisa melakukannya saat pertandingan. Saya tak mengatakan bahwa dia sengaja melakukan itu, tapi dia sering melakukan itu. Saya bersumpah itu hal yang gila, tapi dia melakukannya," ucapnya.

    Torehan dua gol itu membuat nama Cristiano Ronaldo makin kokoh di daftar pencetak gol terbanyak Liga Champions musim ini. Total, dia telah mencetak 11 gol dari tujuh laga.

    DAILY MAIL


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Kalender Lengkap Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2019

    Pemerintah telah merilis jadwal soal hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2019. Sudah siap merancang kegiatan untuk mengisi libur?