Piala Presiden: Sriwijaya FC Bantai PSMS 4-0, Ini Kata 2 Pelatih

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rahmad Darmawan (tengah) saat memimpin latihan Sriwijaya FC. ANTARA/Nova Wahyudi

    Rahmad Darmawan (tengah) saat memimpin latihan Sriwijaya FC. ANTARA/Nova Wahyudi

    TEMPO.CO, Jakarta - Sriwijaya FC berhasil mengalahkan PSMS Medan dalam laga perebutan urutan tiga Piala Presiden 2018 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta pada Sabtu 17 Februari 2018. Tampil dominan, skuad asuhan pelatih Rahmad Darmawan itu unggul dengan skor telak 4-0.

    Berlaga melawan klub promosi dari Liga 2, Sriwijaya FC sudah menguasai bola sejak babak pertama. Namun, sejumlah kesempatan emas musti dilewatkan oleh skuat berjuluk Laskar Wong Kito itu. Bukan tanpa perlawanan, PSMS Medan juga beberapa kali melakukan sejumlah serangan dengan mengandalkan umpan panjang dan serangan balik.

    Baru pada masa perpanjangan waktu, sundulan dari pemain anyar Sriwijaya FC, Mahamadou N'Diaye, memecahkan kebuntuan dengan memanfaatkan umpan dari tendangan sudut. Babak pertama ditutup untuk keunggulan Sriwijaya, 1-0.

    Di babak kedua, Laskar Wong Kito tampil lebih agresif. Hasilnya, pada babak kedua skuat pimpinan kapten Hamka Hamzah itu bisa langsung melesakkan tiga gol sekaligus melalui Hamka Hamzah (menit 53), Manuchekhr Dzhalilov (76), dan Esteban Viscarra (87). Laga pun ditutup dengan kemenangan 4-0 untuk Sriwijaya.

    Meski telah meraih kemenangan, pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan mengakui bahwa timnya tidak tampil dengan baik di awal pertandingan. "Hari ini kami mengawali permainan dengan tempo yang lambat. Karena masa recovery pemain kami kalah bila dibandingkan dengan dengan masa recovery pemain PSMS," ujar Rahmad Darmawan seusai pertandingan.

    Namun begitu, kata Rahmad, selepas babak kedua, para skuad Laskar Wong Kito dinilainya mulai bisa mengontrol permainan. "Para pemain juga mulai rileks dengan banyak melakukan game passing, penetrasi passing, dan membuka peluang untuk Sriwijaya," ujarnya.

    Atas kekalahannya, Pelatih PSMS Medan Djadjang Nurdjaman mengakui bahwa penampilan Sriwijaya pada laga kali ini lebih baik dari PSMS. "Lebih baik dari segi pengalaman materi," kata Djanur. "Kami hanya sanggup memberikan perlawanan hingga 45 menit pertama."

    Dengan hasil tersebut, kini Sriwijaya berhasil menjadi merebut gelar juara 3 dalam ajang Piala Presiden 2018. Atas raihan tersebut, klub berjuluk Laskar Wong Kito itu berhak atas hadiah sebesar Rp 1,1 miliar.

    Untuk selanjutnya, bakal digelar laga final Piala Presiden yang bakal mempertandingkan tim ibu kota Persija Jakarta kontra Bali United. Laga yang dijadwalkan bakal disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo itu akan berlangsung pada pukul 19.30.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspadai Komplikasi Darah Akibat Covid-19

    Komplikasi darah juga dapat muncul pasca terinfeksi Covid-19. Lakukan pemeriksaan preventif, bahan ketiksa sudah sembuh.