Jadi Pelaksana Tugas Ketua PSSI, Begini Kata Joko Driyono

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Joko Driyono. ANTARA/Dhoni Setiawan

    Joko Driyono. ANTARA/Dhoni Setiawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Joko Driyono ditetapkan sebagai pelaksana tugas Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Keputusan diambil Komite Eksekutif PSSI setelah komite menyetujui permohonan cuti Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi.

    Keputusan itu diambil dalam rapat Komite Eksekutif PSSI pada Jumat, 16 Februari 2018. Joko akan menjadi ketua hingga Edy Rahmayadi selesai menjalani cuti pada 30 Juni 2018 terkait dengan keikutsertaannya dalam pemilihan kepala daerah Sumatera Utara.

    Setelah diserahi tugas baru itu, Joko Driyono menggambarkan dirinya sebagai pilot yang membawa pesawat bernama PSSI. "Jadi tugas pilot ini memastikan pesawat tetap terbang sesuai dengan jalurnya. Harus selalu fokus," katanya.

    Artinya, kata Joko, selaku Plt Ketua Umum PSSI, dia akan tetap membawa organisasi berjalan sesuai dengan program yang telah ditetapkan, terutama mengacu pada hasil Kongres PSSI pada Januari 2018.

    Hal itu juga dipastikan Sekretaris Jenderal PSSI Ratu Tisha Destria. Tisha menjamin persiapan tim nasional untuk Asian Games 2018 tidak akan terganggu karena program pemusatan latihan serta jadwal uji coba sudah disusun dengan cermat.

    Terkait dengan cuti ketua umum, Tisha mengungkapkan PSSI telah menyiapkan laporan untuk FIFA yang akan dikirim pada Senin pagi, 19 Februari 2018.

    Sepanjang 2018, PSSI punya banyak pekerjaan karena Indonesia akan menjadi tuan rumah Asian Games dan tujuh turnamen Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF), serta final Piala AFC.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.