5 Alasan Kenapa Manchester United Harus Mewaspadai Sevilla

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Manchester United, Romelu Lukaku dan Ashley Young berselebrasi dengan beberapa suporter yang berlari ke lapangan dalam laga perempat final Piala FA melawan Huddersfield Town di stadion John Smith, Inggris, 17 Februari 2018. Romelu Lukaku, penyerang setan merah, memborong gol dalam pertandingan tersebut. REUTERS/Andrew Yates

    Pemain Manchester United, Romelu Lukaku dan Ashley Young berselebrasi dengan beberapa suporter yang berlari ke lapangan dalam laga perempat final Piala FA melawan Huddersfield Town di stadion John Smith, Inggris, 17 Februari 2018. Romelu Lukaku, penyerang setan merah, memborong gol dalam pertandingan tersebut. REUTERS/Andrew Yates

    TEMPO.CO, JakartaManchester United akan menyambangi markas Sevilla, Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, pada laga pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis 22 Februari 2018. Meskipun secara materi pemain Manchester United lebih unggul, namun Sevilla tetap bisa memberikan kejutan.

    Setidaknya terdapat 5 alasan kenapa Manchester United harus mewaspadai Sevilla. United bahkan bisa saja tumbang jika tak berhati-hati.

    1. Performa Saat Ini

    Sevilla sedang menunjukkan performa apik belakangan ini. Mereka mampu memenangkan tiga laga terakhir di semua kompetisi. Salah satunya adalah ketika mereka membungkam Leganes 2-0 pada babak semifinal Copa del Rey. Sevilla pun melaju ke partai puncak menantang juara bertahan Barcelona.

    Sementara Manchester United masih menunjukkan performa labil dalam 3 laga terakhir. Mereka dua kali menang atas Huddersfield dan kalah dari Newcastle United. Performa skuad asuhan Jose Mourinho juga bisa dibilang buruk saat menghadapi tim besar musim ini.

    Dari 6 laga melawan tim besar di Liga Inggris, Manchester United hanya menang 2 kali dan menderita 3 kekalahan. Sementara di fase grup Liga Champions skuad Setan Merah praktis tak menemui lawan berat karena mereka hanya harus menghadapi Basel, CSKA Moskow dan Benfica.

    2. Rekor kandang Sevilla vs rekor tandang Manchester United

    Sevilla merupakan salah satu tim yang paling sulit dikalahkan di kandangnya. Musim ini mereka baru menderita kekalahan 1 kali di semua kompetisi. Pelakunya adalah Real Betis.

    Klub besar seperti Liverpool dan Atletico Madrid sudah merasakan keangkeran Stadion Ramon Sanchez Pizjuan musim ini. Liverpool hanya bermain imbang 3-3 dan Atletico Madrid kalah 3-1 di ajang Copa del Rey.

    Sementara rekor tandang Manchester United tak terlalu menggembirakan musim ini. Dari 21 laga tandang di semua kompetisi, Manchester United hanya mampu menang 12 kali dan menderita enam kekalahan, sisa 3 laga lainnya berakhir imbang.

    3. Lini belakang Manchester United yang buruk

    Lini belakang Manchester United menjadi sorotan setelah mereka menderita dua kekalahan dari 3 laga terakhir di Liga Inggris. Hal itu tak lepas dari absennya bek Eric Bailly yang mengalami cedera.

    Meskipun Bailly sudah mulai bermain pada laga terakhir Manchester United di Piala FA melawan Huddersfield, namun pemain asal Pantai Gading itu masih belum dalam kondisi fisik sempurna.

    Mourinho sangat mungkin melakukan perjudian untuk memainkan Bailly sejak awal saat menghadapi Sevilla. Namun perjudian tersebut juga sangat mungkin untuk gagal.

    Alasannya adalah karena lini serang Sevilla yang cukup tajam. Kuartet Pablo Sarabia, Wissam Ben Yedder, Nolito dan Franco Vazquez terbukti telah menjadi mesin gol Sevilla. Di Liga Champions mereka telah membukukan 12 gol pada fase grup.

    4. Cedera Pemain Manchester United

    Manchester United menghadapi badai cedera yang cukup parah menghadapi laga pertama babak 16 besar Liga Champions kali ini. Mourinho menyatakan bahwa 5 pemain sangat tak mungkin bermain sementara 3 lainnya masih diragukan.

    Kedelapan pemain itu adalah Marcus Rashford, Ander Herrera, Antonio Valencia, Paul Pogba, Marcos Rojo, Phil Jones, Marouane Fellaini dan Zlatan Ibrahimovic. Kehilangan delapan pemain ini membuat Mourinho membawa serta sejumlah pemain muda seperti Scott McTominay, Ethan Haimlton dan Angel Gomes. Ketiganya praktis masih minim pengalaman bermain di ajang sebesar Liga Champions.

    5. Kejutan Dari Vincenzo Montella

    Vicenzo Montella mungkin baru saja menangani Sevilla sejak Januari lalu, namun kehadirannya dianggap telah sukses membawa kembali permainan mereka seperti saat tiga kali menjuarai Liga Eropa dalam 4 tahun terakhir.

    Sejak ditinggal Unai Emery ke PSG dua musim lalu, Sevilla sempat dianggap berubah total di tangan Jorge Sampaoli. Ever Banega cs tak lagi memainkan sepak bola menyerang yang telah menjadi identitas mereka.

    Namun kehadiran Montella dianggap telah mengembalikan permainan itu ke darah Sevilla. Meskipun sempat mendapatkan hasil buruk di awal-awal kepelatihannya, Montella perlahan tapi pasti mampu mengembalikan Sevilla ke papan atas klasemen Liga Spanyol.

    Laga Sevilla vs Manchester United akan berlangsung pada Kamis pukul 02.45 WIB dan disiarkan langsung oleh SCTV dan beIN Sports 1.

    SPORTKEEDA|WHOSCORED|MANCHESTER EVENING NEWS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.