Chelsea 1-1 Barcelona, Taktik Conte Membuahkan Hasil

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Chelsea, Willian dijatuhkan di dalam kotak pinalti oleh kiper Maccabi Tel Aviv FC, Predrag Rajkovic pada pertandingan Liga Champion Grup G di Stamford Bridge, London, Inggris, 17 September 2015. Meski Eden Hazard gagal memanfaatkan pinalti tersebut, Chelsea tetap unggul 4-0 atas Maccabi. Reuters/Stefan Wermuth

    Pemain Chelsea, Willian dijatuhkan di dalam kotak pinalti oleh kiper Maccabi Tel Aviv FC, Predrag Rajkovic pada pertandingan Liga Champion Grup G di Stamford Bridge, London, Inggris, 17 September 2015. Meski Eden Hazard gagal memanfaatkan pinalti tersebut, Chelsea tetap unggul 4-0 atas Maccabi. Reuters/Stefan Wermuth

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih Chelsea, Antonio Conte, dan para pemainnya berhasil menerapkan taktik permainan berdisiplin yang membuat Barcelona kewalahan dalam pertandingan Liga Champions di Stadion Stamford Bridge, London, Rabu 21 Februari 2018.

    Pada laga pertemuan pertama babak 16 besar Liga Champions itu, Barcelona seperti biasa lebih menguasai bola. Tapi, mereka kesulitan untuk bisa membongkar pertahanan Chelsea.

    Lionel Messi dan bintang-bintang Barcelona kelas dunia lainnya kerepotan untuk bisa melepaskan diri dari kawalan para pemain Chelsea.

    Tim asuhan Conte kemudian berhasil unggul melalui tembakan pemain lini tengah William pada menit ke-62. Hal itu terjadi sebelum Messi untuk kesekian kalinya menjadi “dewa penolong” Barca 13 menit kemudian.

    Keputusan Conte untuk memainkan gelandang Eden Hazar sebagai penyerang semu, dalam skema susunan pemain yang biasa disebut false nine, membuahkan hasil.

    Messi menggagalkan kemenangan Chelsea yang ibarat sudah di depan mata juara bertahan Liga Primer Inggris ini di Stamford Bridge.

    Willian, menjebol gawang Barcelona melalui tendangannya dari luar kotak penalti. Tapi, menit ke-75, atau sekitar 15 menit sebelum pertandingan terakhir, Messi berhasil memperdayai kiper Thibaut Courtois.

    Chelsea sebenarnya juga nyaris memimpin sejak babak pertama melalui aksi tendangan Willian. Tapi, dua kali tembakannya masih membetur tiang gawang Barcelona.

    Kedudukan 1-0 untuk keunggulan Chelsea itu pun hanya bertahan selama 13 menit sebelum bek tengah mereka Andreas Christensen gagal mengontrol bola. Gelandang kawakan Barcelona, Andres Iniesta, kemudian memberi umpan kepada Messi untuk membobol gawang Courtois.

    Pertandingan pertemuan kedua babak 16 besar Liga Champions ini akan berlangsung di Stadion Camp Nou, Rabu, 14 Maret 2018. Pemimpin La Liga Spanyol, Barcelona, menjadi favorit untuk melaju dalam babak knockout berkat gol mereka pada partai tandang.

    Lionel Messi dan kawan-kawan minimal hanya membutuhkan hasil 0-0 melawan Chelsea pada 14 Maret mendatang untuk maju ke babak 8 besar atau perempat final Liga Champions.

    Tapi, di sisi lain, hasil di Stamford Bridge ini menunjukkan sejauh ini belum ada klub dari Liga Inggris yang mengalami kekalahan dalam babak 16 besar Liga Champions 2018.

    Liverpool mengalahkan Porto 5-0, Manchester City menekuk Basel 4-0, Tottenham bermain imbang 2-2 di kandang Juventus. Adapun Manchester United akan bermain tandang di markas Sevilla pada Kamis dinihari nanti, 22 Februari.

    Pada laga Liga Champions lainnya dinihari tadi, juara bertahan Bundesliga Jerman, Bayern Munich, menggilas Besiktas 5-0 setelah pemain dari klub Liga Turki itu, Domagoj Vida, mendapat kartu merah pada menit ke-16.

    BBC | GUARDIAN | HARI PRASETYO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.