Liga Champions: Dzeko Berharap Roma Taklukkan Shakhtar

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang AS Roma, Edin Dzeko, memenangkan duel diudara saat melawan Inter Milan dalam pertandingan Liga Italia di stadion San Siro, Milan, 21 Januari 2018. REUTERS/Alberto Lingria

    Penyerang AS Roma, Edin Dzeko, memenangkan duel diudara saat melawan Inter Milan dalam pertandingan Liga Italia di stadion San Siro, Milan, 21 Januari 2018. REUTERS/Alberto Lingria

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyerang AS Roma, Edin Dzeko, berharap timnya dapat mengalahkan Shakhtar Donetsk dalam laga tandang babak 16 besar Liga Champions pada Kamis dinihari nanti, 22 Februari 2018.

    Pasalnya, menurut Dzeko, Shakhtar Donetsk masih belum cukup panas setelah tidak pernah bermain selama dua bulan sejak jeda musim dingin kemarin.

    "Shakhtar adalah tim yang sangat kuat, tapi mereka belum pernah bermain lagi sejak jeda musim dingin," ujar Dzeko, seperti dilansir dari situs resmi AS Roma.

    Dzeko merasa mereka memiliki lebih banyak persiapan untuk dapat menghadapi laga tersebut. "Tapi kami tetap akan memberikan penampilan yang terbaik," ujarnya.

    Dzeko juga menambahkan bahwa mereka tidak akan meremehkan kekuatan Shakhtar. Selain bakal tampil di hadapan pendukungnya sendiri, kata dia, Shakhtar merupakan tim yang kerap tampil mengejutkan.

    "Shakhtar, bersama dengan Liverpool, adalah segelintir tim yang berhasil menaklukkan Manchester City di musim ini," kata Dzeko. "Sedangkan seperti yang kita ketahui, City mungkin adalah tim terkuat di Eropa untuk saat ini.”

    Karena itu, kata Dzeko, AS Roma tidak akan tampil setengah-setengah dalam laga malam nanti. "Fase 16 besar Liga Champions akan ditentukan selama 180 menit, tidak hanya 90 menit. Jadi kami harus maksimal di kedua laga," ujarnya.

    ERLANGGA DEWANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.