Tekuk Palace 1-0, Kane Bawa Tottenham Belum Terkalahkan Tahun Ini

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Tottenham, Harry Kane saat selebrasi.. REUTERS/Eddie Keogh

    Pemain Tottenham, Harry Kane saat selebrasi.. REUTERS/Eddie Keogh

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada menit ke-88, penyerang Harry Kane mencetak gol yang sangat dibutuhkan Tottenham Hotspur melawan Crystal Palace dalam pertandingan Liga Inggris, malam ini, Minggu 25 Februari 2018.

    Kemenangan tipis 1-0 itu sudah cukup membawa Tottenham Hotspur menggeser Chelsea dari peringkat keempat Liga Primer Inggris. Peringkat keempat adalah batas untuk meraih tiket ke Liga Champions musim depan.

    Dengan kemenangan itu, Tottenham menduduki peringkat keempat sementara dengan meraih nilai 55 dari 28 pertandingan. Mereka unggul dua poin dari Chelsea yang turun ke peringkat kelima karena raihan nilainya adalah 53 tapi dari 27 laga.  

    Chelsea baru akan bertanding di kandang Manchester United malam ini juga, setelah pertandingan Palace melawan Tottenham.

    Harry Kane, ujung tombak andalan tim nasional Ingris saat ini, untuk kesekian kalinya menjadi faktor pembeda Tottenham. Kualitas individunya, dalam hal ini sebagai penyerang tengah, telah mampu mengubah keadaan timnya dalam sekejap.

    Kane menyelamatkan keadaan Tottenham pada menit ke-88 atau beberapa menit saja sebelum pertandingan itu berakhir pada menit ke-90 + 4 (injury time).

    Dengan hasil 1-0 ini, Tottenham belum terkalahkan dalam Liga Primer Inggris 2018 dan 15 kali menang beruntun di semua kompetisi.

    Sebelum menit ke-88, Tottenhham seperti sudah tampak akan tercecer dalam persaingan perebutan posisi empat besar kaena  hanya akan meraih satu poin dari hasil 0-0 melawan tuan rumah Crystal Palace.

    Tottenham memasukkan pemain baru mereka pindahan dari Paris Saint Germain, Lucas Moura, untuk menggantikan Erik Lamela di lini tengah. Selain itu, penyerang Korea Selatan, Son Heung-min, juga masuk menggantikan  Moussa Dembele.

    Debut Moura di Liga Primer Inggris itu dan kehadiran Heung-min ikut mengantar sukses Kane membobol gawang Palace dengan memanfaatkan bola dari tendangan penjuru Chrisrian Erikssen.

    Kemenangan Tottenham kembali diwarnai aksi Dele Alli yang terkesan melakukan diving. Pemain muda tim nasional Inggris itu diteriaki pendukung  Palace pada babak kedua ketika ia tampak seakan-akan terjatuh di kotak penalti lawan karena diganjal musuh secara kasar. 

    Crystal Palace berhasil meredam ketajaman Tottenham Hotspur pada babak pertama dalam pertandingan di Stadion Selhurst Park ini. Tim tuan rumah asuhan manajer kawakan, Roy Hodson, memperketat pertahanan sejak di lini tengah dan membuat penyerang andalan tim tamu, Harry Kane, beberapa kali  terjebak dalam posisi offside.

    Dalam pertandingan ini, Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, harus kehilangan dua pemainnya yang termasuk pilar di lini belakang, yaitu Jan Vertonghen dan Toby Alderweireld.  Dua bek tengah itu dikabarkan mengalami cedera otot kaki dalam sesi latihan pekan ini. Tapi, kecemerlangan Harry Kane menutup semua celah yang ada di Tottenham saat ini.

    Palace pun sebenarnya sangat membutuhkan raihan tiga angka untuk menjauhkan diri dari zona degradasi. Pasalnya, mereka hanya unggul selisih gol dari urutan ke-18 Swansea sehingga bisa berada di urutan ke-17.

    Artinya posisi tim asuhan manajer tim nasional Inggris, Roy Hodgson, masih sangat rawan pada 10 pertandingan terakhir mereka.

    Di posisi ujung tombak, Hudgson memasang mantan penyerang andalan Liverpool dari Belgia, Christian Benteke. 

    Susunan pemain tim:

    Crystal Palace: Hennessey; Wan-Bissaka, Fosu-Mensah, Tomkins, Van Aanholt, Milivojevic, Riedewald, McArthur, Townsend, Sorloth, Benteke.

    Cadangan: Henry, Soare, Delaney, Rakip, Lokilo, Kirby, Lee.

    Tottenham: Lloris; Aurier, Sanchez, Dier, Davies, Wanyama, Dembele/Son Heung-min, Lamela/Moura, Eriksen, Alli, Kane.

    Cadangan: Vorm, Trippier, Foyth, Rose, Sissoko.

    Wasit: Kevin Friend

    GUARDIAN | BBC 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.