Arsenal Pertimbangkan untuk Pecat Arsene Wenger

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Arsenal, Arsene Wenger mengangkat tropi kemenangan usai menjuarai Piala FA di stadion Wembley, Inggris, 27 Mei 2017. Berkat kemenangan itu, Arsene Wenger tercatat telah memenangkan Piala FA sebanyak tujuh kali atau the lucky seven, lebih banyak dari pelatih manapun dalam sejarah. REUTERS

    Pelatih Arsenal, Arsene Wenger mengangkat tropi kemenangan usai menjuarai Piala FA di stadion Wembley, Inggris, 27 Mei 2017. Berkat kemenangan itu, Arsene Wenger tercatat telah memenangkan Piala FA sebanyak tujuh kali atau the lucky seven, lebih banyak dari pelatih manapun dalam sejarah. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Tekanan kepada manajer Arsene Wenger semakin meningkat setelah timnya, Arsenal, kalah 0-3 melawan Manchester City pada babak final Piala Liga Inggris, Senin, 26 Februari 2018, di Stadion Wembley.

    Menurut koran Mirror, sumber orang dalam di Arsenal mengabarkan, direksi tim berjuluk Gunners itu akan meninjau kembali posisi Wenger sebagai manajer setelah 22 tahun.

    Berkaitan dengan rencana pemecatan Wenger, Arsenal dikabarkan sudah mengamati manajer AS Monaco, Leonardo Jardim; pelatih Jerman, Joachim Loew; pelatih Celtic yang juga mantan manajer Liverpool, Brendan Rodgers; dan mantan kapten tim Arsenal, Mikel Arteta.

    Wenger, kini berusia 68 tahun, masih memiliki ikatan kontrak satu tahun lagi setelah musim kompetisi 2017-2018 ini berakhir, dengan nilai 8 juta pound sterling atau sekitar Rp 152,80 miliar per tahun.

    Hasil pertandingan Arsenal menjamu Manchester City di Stadion Emirates, Jumat dinihari mendatang, dalam lanjutan Liga Primer Inggris, akan menjadi sangat menentukan buat masa depan Wenger. Apalagi, jika Arsenal kalah lagi.

    Josh Kroenke—anak dari pemegang saham mayoritas kepemilikan Arsenal asal Amerika Serikat, Stan Kroenke—semakin meningkatkan peranannya di manajemen Gunners.  

    Josh dinilai lebih menghendaki pembaruan di tim Arsenal dibanding ayahnya yang tahun lalu lebih memilih mempertahankan Wenger.

    Arsenal kini diperkuat staf dari Jerman, yaitu Sven Mislintat, yang menjadi kepala perekrutan pemain. Pakar ilmu olahraga dari Jerman ini yang berada di balik sukses Arsenal mendatangkan penyerang Pierre Emerick-Aubameyang dari klub Bundesliga, Borussia Dortmund.

    Mantan penyerang legendaris Arsenal, Ian Wright, mengatakan kepada BBC, Senin, 26 Februari 2018, Wenger sudah tak bisa dipertahankan lagi setelah musim ini berakhir. “Perkembangan yang biasa-biasa saja dari tim ini harus ditahan,” kata Wright.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kronologi KLB Partai Demokrat, dari Gerakan Politis hingga Laporan AHY

    Deli Serdang, KLB Partai Demokrat menetapkan Moeldoko sebagai ketua umum partai. Di Jakarta, AHY melapor ke Kemenhumkam. Dualisme partai terjadi.