Piala Gubernur Kaltim: Persebaya Berpeluang Lawan Arema FC

Reporter:
Editor:

Ariandono

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Persebaya Surabaya. (liga-indonesia.id)

    Persebaya Surabaya. (liga-indonesia.id)

    TEMPO.CO, Surabaya - Derby Jawa Timur antara Persebaya Surabaya dan Arema FC bakal tersaji jika Persebaya menang atas Sriwijaya FC dalam laga pamungkas Grup B Piala Gubernur Kaltim II 2018 di Stadion Batakan, Rabu malam, 28 Februari 2018.
     
    Arema FC sebelumnya dipastikan menyusul Pusamania Borneo FC lolos ke semifinal setelah secara mengejutkan menyingkirkan Mitra Kukar dalam laga terakhir Grup A yang digelar tadi malam. Tim berjulukan Singo Edan tersebut menang 3-1.

    Baca: Piala Gubernur Kaltim: Lawan Sriwijaya, Persebaya Rotasi Pemain

     
    Kemenangan itu membuat Arema FC lolos ke semifinal dengan status runner up Grup A. Dengan begitu, Arema FC akan menantang Persebaya bila Green Force--julukan Persebaya--mengalahkan Sriwijaya FC di pertandingan nanti malam.
     
    Kemenangan Persebaya atas Sriwijaya FC bakal membuat tim kebanggaan warga Surabaya ini menggeser posisi Sriwijaya FC di puncak klasemen Grup A. Saat ini Sriwijaya FC kokoh di peringkat pertama dengan 6 poin atau unggul 1 poin dari Persebaya.

    Baca: Persebaya Surabaya ke Semifinal, Pelatih Puji Rendi Irwan

     
    Pelatih Persebaya, Angel Alfredo Vera, menegaskan timnya menargetkan kemenengan saat kontra Sriwijaya FC. "Kami selalu usahakan bisa menang," ujar pelatih asal Argentina yang pernah membawa Persipura juara ISC 2016 itu.
     
    Jika derby Jawa Timur Persebaya vs Arema FC ini terjadi, bisa diprediksi laga semifinal Piala Gubernur Kaltim II 2018 nanti bakal berlangsung seru mengingat kedua klub memiliki rivalitas tinggi. Termasuk rivalitas Bonek dan Aremania, suporter kedua klub.
     
    NUR HADI
     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.