Liverpool Vs Newcastle: Kenangan Indah Benitez Akhir Pekan

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Newcastle United, Rafael Benitez merayakan keberhasilan timnya promosi ke Liga Primer Inggris di Stadion St. James Park, Newcastle, 25 April 2017. Action Images via Reuters/Lee Smith

    Pemain Newcastle United, Rafael Benitez merayakan keberhasilan timnya promosi ke Liga Primer Inggris di Stadion St. James Park, Newcastle, 25 April 2017. Action Images via Reuters/Lee Smith

    TEMPO.CO, Jakarta - Menjelang pertandingan Liga Primer Inggris pada Minggu dinihari nanti, 4 Maret 2018, di Stadion Anfield, Rafael Benitez, manajer Newcastle, mengakui memiliki sederet kenangan manis bersama tim Liverpool.

    Meski demikian, Benitez menegaskan sekarang ingin meraih hasil yang bagus dari laga Anfield, kalau perlu dengan mengalahkan Liverpool. Pasalnya, Newcastle masih berada dua poin di atas zona degradasi sehingga membutuhkan tambahan raihan tiga angka untuk menapak ke papan tengah klasemen.  

    “Saya dan stafku begiu banyak memenangi kejuaraan di sana (Liverpool),” kata Benitez. “Enam tahun (melatih Liverpool), empat trofi. Kami menikmatinya setiap menit.”

    Meski berambisi membendung Liverpool, tapi Benitez tahu klub berjuluk Reds itu sekarang  lagi menanjak di bawah asuhan Jurgen Klopp. Dengan semakin tajamnya penyerang asal Mesir, Mohamed Salah, di Liverpool, tim asuhan Klopp itu kini menduduki peringkat ketiga klasemen Liga Inggris pada 10 pertandingan terakhir dan hanya berjarak dua poin dari urutan kedua, Manchester United.

    "Liverpool punya kecepatan dalam melakukan serangan balik. Mereka sangat bagus. Tapi, kami mendapat kepercayaan diri dari kemenangan kami melawan Manchester United ke dalam pertandingan ini,” kata Benitez. 

    “Melawan mereka tidak cuma berfokus ke Salah, (Roberto) Firmino, dan (Sadio) Mane. Pemain lainnya bisa mengancam. Kami akan mencoba mengontrol semuanya dengan konsentrasi dan intensitas,” pelatih asal Spanyol itu melanjutkan.

    Tentang mantan bos lapangan Liverpool, Benitez, Klopp mengatakan, “Saya suka Rafael Benitez sebagai pribadi. Tapi, kami sudah cukup memberikan hadiah kepadanya. Kami unggul 2-0 (di Anfield musim lalu dan bermain seri 2-2).”

    Klopp mengatakan lebih senang menangani Liverpool setelah ditinggalkan Philippe  Coutinho ke Barcelona, Januari lalu. Mereka kini baru sekali kalah dari lima laga terakhir.

    “Coutinho adalah pemain yang dominan dalam permainan kami. Ketika kami lagi jelek, adalah ide bagus untuk memberikan bola kepadanya. Ketika ia tak bermain, kami bekerja berbeda. Saya senang dengan hasil kerja tersebut sejauh ini,” kata pelatih asal Jerman itu.

    BBC | SOCCERNET  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?