Bali United Vs Thanh Hoa, Widodo: Kami Penuh Percaya Diri

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Widodo Cahyono Putro saat memimpin latihan Bali United di lapangan Tri Sakti, Kuta. Tempo/Bram Setiawan

    Widodo Cahyono Putro saat memimpin latihan Bali United di lapangan Tri Sakti, Kuta. Tempo/Bram Setiawan

    TEMPO.CO, Denpasar - Pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro, optimistis skuad asuhannya bisa meraih hasil maksimal menghadapi Thanh Hoa, tim dari Liga Vietnam. "Kami siap dengan penuh percaya diri, tapi kami tidak meremehkan (Thanh Hoa)," katanya saat jumpa media di Denpasar, Selasa, 6 Maret 2018.

    Bali United menghadapi Thanh Hoa dalam laga lanjutan Grup G Piala Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Rabu, 7 Maret. Menurut Widodo, ia tidak khawatir dengan laga tersebut, meskipun sebelumnya mereka hanya bermain seri dan kalah, masing-masing sekali, di Grup G Piala AFC.

    "Kami berusaha sekuat tenaga untuk memenangkan pertandingan, perkara hasil (menghadapi Thanh Hoa) nanti kita lihat," ujarnya.

    Widodo telah mengamati cara bermain Thanh Hoa. Ia mewaspadai kedisiplinan tim tamu dalam hal transisi permainan. Widodo menganggap pergerakan pemain lini depan Thanh Hoa cukup membahayakan. Namun, ia yakin bahwa skuad asuhannya mampu menandingi permainan Thanh Hoa.

    "Pemain kami (Bali United) sudah terbiasa dengan pertandingan tingkat Asia, jadi tidak tertekan," tutur Widodo.

    Adapun pelatih Thanh Hoa, Marian Mihail, menjelaskan tidak ada target khusus untuk pertandingan besok. "Saya tidak bisa mematok target menang atau imbang," katanya. Ia menjelaskan ada 20 pemain yang ia bawa ke Bali.

    Menurut dia, ajang Piala AFC menjadi bagian dari persiapan tim asuhannya untuk mengarungi Liga Vietnam. "Target kami tahun ini juara (liga) di Vietnam," ujarnya.

    BRAM SETIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Perpres Investasi Miras

    Pemerintah terbitkan perpres investasi miras, singkat dan minuman keras. Beleid itu membuka investasi industri minuman beralkohol di sejumlah daerah.