Sriwijaya FC Batal Ikuti Turnamen Piala Presiden Persiraja 2018

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Sriwijaya FC Patrich Wanggai (bawah) merayakan gol yang dicetaknya bersama rekannya Zalnando (atas). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    Pemain Sriwijaya FC Patrich Wanggai (bawah) merayakan gol yang dicetaknya bersama rekannya Zalnando (atas). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Jakarta - Klub Sriwijaya FC batal mengikuti turnamen Piala Presiden Persiraja 2018 yang berlangsung di Stadion Dimurtala Banda Aceh, pada 10 hingga 16 Maret mendatang.

    Ketua Panitia Piala Presiden Persiraja 2018 Ade Zulfadhli di Banda Aceh, Sabtu, mengatakan, Sriwijaya FC batal karena para pemainnya kelelahan setelah menjalani turnamen Piala Gubernur Kaltim.

    Baca: Menjelang Liga 1, Sriwijaya FC Jajal Kekuatan Persija Jakarta

    "Tadi malam, manajemen Sriwijaya FC menghubungi kami minta maaf tidak bisa mengikuti turnamen Piala Presiden Persiraja karena kondisi pemain yang kelelahan," ungkap Ade Zulfadhli.

    Setelah Sriwijaya FC batal ikut, kata Ade Zulfadhli, pihak panitia langsung menggelar rapat dan memutuskan mencari pengganti. Akhirnya diputuskan mengundang klub Liga 2 Blitar United.

    Menurut Ade Zulfadhli, keputusan mengundang Blitar United karena merupakan klub promosi ke Liga 2 setelah menjuarai Liga 3. Selain itu, kualitas pemainnya tidak juga beda dengan klub peserta turnamen Piala Presiden Persiraja 2018.

    "Kami mengharapkan pencinta sepak bola yang ingin menyaksikan turnamen Piala Presiden Persiraja 2018 bisa memakluminya. Padahal, panitia juga sudah mencetak tiket pertandingan Sriwijaya FC di turnamen ini," kata Ade Zulfadhli.

    Baca: Ustad Yusuf Mansur Datangi Latihan Sriwijaya FC, Mau Apa?

    Turnamen Piala Presiden Persiraja diikuti empat tim Liga 2, yakni Persiraja Banda Aceh, Blitar United, Persita Tangerang, dan Persika Karawang. Pertandingan perdana diawali Persiraja versus Persita Tangerang pada Sabtu malam, 10 Maret.

    Turnamen ini menyediakan hadiah total Rp 120 juta, dengan rincian juara pertama Rp 60 juta, juara kedua Rp 40 juta. Serta pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak, masing-masing Rp 10 juta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.