Liga Champions: Gianluigi Buffon, Obsesi Juara bersama Juventus

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penjaga gawang Juventus, Gianluigi Buffon berlatih untuk menghadapi partai final Liga Champions di Stadion Millennium, Cardiff, Wales, 2 Juni 2017. Juventus akan menghadapi Real Madrid pada Sabtu waktu setempat atau Ahad dini hari. AP/Kirsty Wigglesworth

    Penjaga gawang Juventus, Gianluigi Buffon berlatih untuk menghadapi partai final Liga Champions di Stadion Millennium, Cardiff, Wales, 2 Juni 2017. Juventus akan menghadapi Real Madrid pada Sabtu waktu setempat atau Ahad dini hari. AP/Kirsty Wigglesworth

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketika menghadapi Tottenham Hotspur pada pertandingan kedua babak 16 besar Liga Champions di Stadion Wembley, London, Inggris, 8 Maret 2018, kiper Juventus, Gianluigi Buffon, mengatakan mereka seperti binatang yang sedang terluka.

    Baca: Liga Champions: Juventus Vs Real Madrid, Ronaldo Songsong Rekor

    “Kami akan bertanding sekuat tenaga untuk melumpuhkan lawan,” kata Buffon waktu itu.

    Juventus yang dibela Buffon memang akhirnya mampu membalikkan keadaan di Wembley dengan mengalahkan Tottenham 2-1 sehingga unggul agregat 4-3 untuk lolos ke perempat final.

    Tapi, pada dinihari nanti,  Rabu 4 April 2018, di Stadion Juventus, Turin, Italia, kiper berusia 40 tahun itu masih akan seperti binatang yang terluka melawan Real Madrid pada laga pertama perempat final.

    Pada tiga kali penampilannya di final Liga Champions dalam 23 tahun kariernya sebagai kiper, Buffon selalu kalah. Ia sudah merasakan gelar juara Piala Dunia bersama tim nasional Italia, tapi trofi juara utama antarklub Eropa itu belum pernah digenggamnya. 

    Baca: Liga Champions, Allegri: Dybala Siap Bersinar Vs Real Madrid

    Pada 2003, Juventus yang dibelanya kalah 2-3 dalam adu penalti melawan AC Milan setelah bermain 0-0 pada pertandingan waktu normal final Liga Champions. Juve menjadi runner-up lagi pada 2015 ketika dikalahkan Barcelona 3-1. Tahun lalu, Buffon lebih bersedih lagi setelah mereka kalah 1-4 dari Real Madrid pada final di Cardiff, Wales.

    “Kami pergi ke Cardiff dengan kepercayaan diri yang mungkin terlalu berlebihan. Itu bisa jadi kesalahan terbesar kami selama ini,” kata kiper berusia 40 tahun itu kepada koran  AS.

    Dinihari nanti, Buffon dan kawan-kawan akan bertemu lagi dengan Madrid. “Saya tidak tahu jika mereka tak bisa dikalahkan. Tapi, kami adalah tim yang selalu menyulitkan tim manapun,” kata kiper yang akan selalu dikenang sebagai salah satu penjaga gawang terbaik di dunia ini.

    Buffon cs masih bersama pelatih Massimiliano Allegri dalam empat musim terakhir. Mereka sudah ditinggalkan Arturo Vidal, Paul Pogba, dan palang pintu yang tangguh, Leonardo Bonucci.

    Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Champions Malam Ini: Juve Vs Madrid

    Tapi, di depan Buffon masih ada Giorgio Chiellini didampingi Andrea Barzagli. “Kami akan bertarung melawan Real Madrid dengan rasional dan juga ambisi,” kata Allegri.

     ESPN | AFP | REUTERS


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.