Liga Champions: Manchester City Tersingkir, Guardiola Kecam Wasit

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Manchester City Leroy Sane (kanan) membawa bola dalam hadangan pemain Liverpool Trent Alexander-Arnold saat bertanding dalam Perempat Final Liga Champions di Etihad stadium di Manchester, Inggris, 10 April 2018. (AP Photo/Rui Vieira)

    Pemain Manchester City Leroy Sane (kanan) membawa bola dalam hadangan pemain Liverpool Trent Alexander-Arnold saat bertanding dalam Perempat Final Liga Champions di Etihad stadium di Manchester, Inggris, 10 April 2018. (AP Photo/Rui Vieira)

    TEMPO.CO, Jakarta - Manchester City gagal membalikkan keadaan sehingga kandas di babak perempat final Liga Champions. Dalam pertandingan di Etihad Stadium, Rabu dinihari WIB, City ditekuk Liverpool 1-2 sehingga secara agregat kalah 1-5.

    Pelatih City, Josep Guardiola, mengecam wasit Mateu Lahoz, yang mengusirnya di akhir babak kedua. Pelatih asal Spanyol itu menyebut wasit itu "ingin beda".

    Guardiola dua hari sebelumnya sudah menyatakan kerisauannya atas penunjukan wasit Spanyol untuk laga ini. Musim lalu wasit tersebut dinilainya bertindak tak adil dan tak memberi timnya penalti saat melawan Monaco di babak 16 besar. 

    Kini, kekhawatiran itu dinilainya terbukti. Di akhir babak pertama, Lahoz membatalkan gol Leroy Sane karena dianggap offside. Padahal, menurut Guardiola gol itu sah karena sebelum sampai ke Sane Sane, bola terlebih dahulu disentuh James Milner. Guardiola saat itu melakukan protes dan wasit langsung memberinya kartu merah.

    Guardiola berang karena tiga hari sebelumnya, ia juga merasa dirugikan wasit saat timnya dikalahkan Manchester United 3-2. "Ini persis seperti di laga sebelumnya, melawan United. Pada menit ke-78, saya melihat pelanggaran paling luar biasa, dan wasit Martin Atkinson tak memberi penalti," kata Guardiola.

    Baginya, putusan wasit seperti itu, dalam laga sebesar ini, sangat berpengaruh. "Kedua tim sangat bagus, karena itu putusan seperti ini jadi pembeda. Selamat buat Liverpool, tapi di saat yang menentukan, kami tak mendapat putusan yang tepat," kata Guardiola.

    Dalam laga itu, City unggul lebih dahulu lewat gol Gabriel Jesus (menit ke-2). Tapi, The Citizens kebobolan oleh gol Mohamed Salah (56) dan Roberto Firmino (77).

    Gurdiola menilai, situasi akan berbeda bola gol Sane disahkan. "Akan berbeda bila di akhir babak pertama kami bisa unggul 2-0. Akan berbeda bila dalam laga pertama di Anfield gol Salah dinyatakan offside. Dalam laga seperti ini, pengaruhnya sangat besar," kata dia.

    Guardiola mengucapkan selamatkan pada Liverpool. "Semoga mereka bisa mempertahankan sepak bola Inggris di semifinal. Mereka tim hebat dengan manajer yang hebat," kata dia. "Saya ucapkan selamat pada para pemain di laga ini karena tampil sama baik. Kami baru saja menjalani Liga Primer mini dan kini harus menutupnya."

    Selain Manchester City, tim unggulan lain, Barcelona, juga kandas di perempat final Liga Champions. Ditekuk AS Roma 3-0, Barcelona tersingkir oleh gol tandang setelah skor menjadi 4-4.

    UEFA | SOCCERWAY

     


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Kombatan ISIS asal Indonesia yang Terdeteksi di Suriah dan Irak

    Pada 2017, BNPT memperkirakan seribu lebih WNI tergabung dengan ISIS. Kini, kombatan asal Indonesia itu terdeteksi terserak di Irak dan Suriah.