Senin, 10 Desember 2018

Liverpool: Setelah Rush-Dalglish, Terbitlah Era Klopp-Salah

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Liverpool, Mohamed Salah, melakukan selebrasi bersama rekannya Roberto Firmino dan Andrew Robertson setelah mencetak gol ke gawang Manchester City dalam pertandingan Leg pertama perempat final Liga Champions di Anfield, Liverpool, 5 April 2018. Liverpool menang 3-0 atas Manchester City. REUTERS/Andrew Yates

    Penyerang Liverpool, Mohamed Salah, melakukan selebrasi bersama rekannya Roberto Firmino dan Andrew Robertson setelah mencetak gol ke gawang Manchester City dalam pertandingan Leg pertama perempat final Liga Champions di Anfield, Liverpool, 5 April 2018. Liverpool menang 3-0 atas Manchester City. REUTERS/Andrew Yates

    TEMPO.CO, Jakarta - Liverpool mencapai kembali masa kesuksesannya di bawah arahan manajer  Jurgen Klopp dan pemain penyerang Mohamed Salah di Liga Inggris dan Eropa.

    Baca: Liga Inggris: Liverpool Tekuk Bournemouth, Salah Cetak Gol Ke-40

    Mereka belum pasti akan memenangi Liga Champions lagi untuk keenam kali setelah jeda yang cukup lama.

    Masih ada pertarungan di semifinal melawan AS Roma, tim yang dikalahkan Liverpool pada final Liga Champions 1984. Saat itu kejuaraan masih bernama Piala Champions.

    Bahkan di Liga Primer Inggris musim 2017-2018 ini, paling banter mereka hanya bisa merebut posisi peringkat kedua dari genggaman Manchester United.

    Tapi, Liverpool sekarang tampil semakin bagus dan menarik. Kemenangan 3-0 melawan Bournemouth di Liga Primer, Sabtu 14 April 2018, adalah kelanjutan dari aksi brilian klub berjuluk The Reds itu dalam tiga pertandingan terakhir.   

    Secara beruntun Liverpool mengalahkan Manchester City, pemimpin klasemen dan kandidat juara Liga Primer musim ini, 3-0 di Anfield dan 2-1 di Etihad dalam perempat final Liga Champions. Setelah itu, mereka mengggasak Bournemouth.

    Klopp mengatakan, “Gila,” jika melihat jumlah gol yang dicetak Liverpool musim ini setelah mengalahkan Bournemouth, yaitu 121 gol pada semua kompetisi.

    Pelatih asal Jerman itu mengatakan para pemainnya telah tampil istimewa pada pekan-pekan terakhir. Adapun Mohamed Salah telah mencetak 30 gol di Liga Primer Inggris untuk memantapkan posisinya sebagai top scorer atau pencetak gol terbanyak Liga Primer, dengan keunggulan lima gol di atas pemain Tottenham Hotspur, Harry Kane.

    Ketika menanduk umpan dari Trent Alexander-Arnold untuk membobol gawang kiper Bournemouth, Asmir Begovic, Salah juga mencetak gol ke-40 pada musim ini di semua kompetisi.

    Salah berhasil menjadi pemain Liverpool pertama yang mengoleksi 40 gol pada semua kejuaraan dalam satu musim sejak Ian Rush melakukannya pada Ian Rush in 1986-87.

    Tipikal Salah mirip Rush. “Ia cerdik dan tidak perlu menjadi orang seperti buldoser,” kata Klopp tentang Salah seperti yang dikutip dari BBC. Itu juga tipikal Rush, pemain penyerang yang stylish.

    Mantan pemain legendaris Liverpool asal Wales yang kini berusia 56 tahn itu adalah salah satu pahlawan Liverpool mengalahkan Roma pada final Piala Champions 1984.

    Tahun itu juga, Rush membawa Liverpool menjuarai Liga Inggris dan musim berikutnya, 1985-86, dan 1989-90.

    Baca: Liga Champions: Salah Klaim Roma Takut Hadapi Liverpool

    Jika Klopp dan Salah terus bertahan di Liverpool, mereka bisa seperti Bob Paisley Kenny Dalglish, dan Rush yang membawa The Reds memuncaki Liga Inggris, sebagaimana Rafael Benitez bersama Steven Gerrard dan kawan-kawan di Liga Champions 2005.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Berupaya Mencegah Sampah Plastik Hanyut ke Laut

    Pada 2010, Indonesia menjadi negara penyumbang sampah plastik nomor dua di dunia. Ada 1,29 juta ton sampah plastik hanyut ke laut.