Prediksi Final Piala FA, Chelsea Vs Manchester United

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Chelsea, Willian, mencetak gol ke gawang Manchester United dalam pertandingan Liga Inggris di Old Trafford, Manchester, 25 Februari 2018. REUTERS/Andrew Yates

    Gelandang Chelsea, Willian, mencetak gol ke gawang Manchester United dalam pertandingan Liga Inggris di Old Trafford, Manchester, 25 Februari 2018. REUTERS/Andrew Yates

    TEMPO.CO, Jakarta - Chelsea dan Manchester United akan berebut trofi Piala FA di Stadion Wembley, London, Sabtu malam nanti. Ini merupakan kesempatan satu-satunya kedua tim untuk meraih trofi setelah gagal bersaing dengan Manchester City di Liga Inggris musim ini.

    Laga ketat tampaknya akan tersaji pada laga kali ini. Kedua tim bisa dibilang sudah saling mengenal satu sama lain. Dalam dua musim terakhir, Chelsea dan Manchester United tercatat telah lima kali bertemu dengan tiga kemenangan bagi Chelsea dan dua kali bagi Manchester United.

    Di Liga Inggris musim ini kedua tim saling mengalahkan. Pada pertemuan pertama di Stadion Stamford Bridge, Chelsea berhasil menang 1-0 sementara pada laga kedua di Stadion Old Trafford Manchester United menang 2-1.

    Dari dua laga tersebut yang menjadi menarik adalah bagaimana Jose Mourinho mencoba melakukan perubahan strategi. Pada laga pertama, Mourinho mencoba melakukan perjudian dengan memainkan tiga bek sejajar dan mencoba memperkuat lini tengah dan depannya dengan menumpuk lima gelandang untuk mengimbangi lima gelandang Chelsea.

    Namun strategi itu dapat diredam dengan baik oleh skuad Asuhan Antonio Conte yang memainkan dua gelandang bertahan N'Golo Kante dan Tiemoue Bakayoko. Alhasil Manchester United tertunduk berkat gol tandukan Alvaro Morata menerima umpan silang Cesar Azpilicueta dalam skema serangan balik.

    Belajar dari kekalahan pada laga pertama, Mourinho mengubah strateginya pada laga kedua. Meski tetap memasang lima gelandang, Manchester United saat itu memainkan empat pemain bertahan untuk meredam sayap-sayap Chelsea.

    Meskipun sempat tertinggal lewat gol Willian, Manchester United akhirnya bisa memenangkan laga itu lewat gol Romelu Lukaku dan Jesse Lingard yang memanfaatkan umpan Lukaku.

    Tak hanya menang, secara statistik, perubahan taktik Mourinho itu juga membawa perubahan besar. Manchester United tercatat berhasil meredam keagresifan lini depan Chelsea. Jika pada laga pertama The Blues mampu membuat 18 tembakan dan 8 diantaranya mengarah ke gawang, pada laga kedua Chelsea hanya mampu membuat 14 tembakan dengan 7 diantaranya mengarah ke gawang.

    Pertahanan yang lebih baik juga membuat lini depan Manchester United lebih tenang dalam menciptakan peluang. Pada laga kedua, mereka dengan berhasil menciptakan 5 tembakan ke arah gawang ketimbang 2 tembakan pada laga pertama.

    Sabtu nanti, kecanggihan Antonio Conte dalam meracik taktik bagi timnya akan kembali diuji. Skema permainan 3-4-2-1 yang dia kembangkan telah terbukti dapat diantisipasi oleh Manchester United.

    Meskipun demikian, Manchester United tampaknya tak akan turun dengan kekuatan penuh. Lukaku yang menjadi momok bagi pertahanan Chelsea pada laga Februari lalu baru saja pulih dari cedera pergelangan kakinya. Meskipun nama pesepakbola asal Belgia itu masuk dalam daftar skuad yang disiapkan oleh Mourinho, besar kemungkinan dia akan bermain dari bangku cadangan.

    Dari sisi Chelsea, Antonio Conte patut bersyukur karena hampir seluruh pemain terbaiknya bisa bermain. Hanya gelandang Danny Drinkwater yang dikabarkan absen karena cedera.

    Lantas bagaimanakah adu strategi dari dua pria jenius ini akan terjadi? Jawabannya tentu saja akan sama-sama kita saksikan pada laga final Piala FA antara Chelsea Vs Manchester United Sabtu malam nanti pukul 2315 WIB.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?