Jumat, 17 Agustus 2018

Tangani Napoli, Carlo Ancelotti Ingin Akhiri Dominasi Juventus

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Bayern Muenchen, Carlo Ancelotti. (Independent.co.uk)

    Pelatih Bayern Muenchen, Carlo Ancelotti. (Independent.co.uk)

    TEMPO.CO, Jakarta - Pelatih kawakan Carlo Ancelotti dipastikan akan menangani Napoli pada musim depan. Ancelotti, yang musim lalu menganggur setelah dipecat Bayern Munchen, menggantikan Maurizio Sarri yang kencang dikabarkan akan hengkang ke Chelsea.

    Dalam konferensi pers pertamanya sebagai pelatih Napoli, Ancelotti mengaku sangat senang kembali ke Italia dan menangani tim yang memiliki sejarah cukup panjang tersebut.

    "Saya sangat bahagia dan terhormat menangani tim dengan kota yang unik dan suporter yang luar biasa," ujarnya.

    Napoli mengikat Ancelotti dengan kontrak berdurasi tiga tahun. Tak tanggung-tanggung, dia langsung menyatakan targetnya adalah membawa klub yang pernah diperkuat pesepak bola legendaris Diego Maradona itu mengakhiri dominasi Juventus di Liga Italia.

    "Saya bahagia bisa kembali ke Italia dan melatih salah satu tim terbaik negara ini. Saya siap membantu Napoli bersaing serta membagikan pengalaman dan pengetahuan saya kepada para pemain," katanya.

    "Tujuan saya adalah memenangi Scudetto bersama Napoli. Pembicaraan dengan Presiden Napoli Aurelio De Laurentiis meyakinkan saya untuk bergabung dengan klub ini," ucap pelatih yang pernah sukses menangani Juventus dan AC Milan itu.

    Di tangan Sarri, dalam tiga tahun terakhir, Napoli memang mampu menjadi salah satu pesaing terberat Juventus dalam perebutan gelar juara Liga Italia Seri A. Namun mereka selalu gagal mematahkan dominasi skuad asuhan Massimiliano Allegri yang terus meraih gelar juara dalam tujuh tahun terakhir.

    ESPN| FOOTBALL-ITALIA


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    5 Jurus Rusia Membalas Sanksi AS Terkait Sergei Skripal

    Berikut 5 hal yang mungkin Rusia sebagai retaliasi atas sanksi dari AS terkait kasus serangan racun novichok kepada Sergei Skripal dan putrinya.