Islandia Dikalahkan Nigeria, Begini Peluang Argentina untuk Lolos

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Reaksi para pemain timnas Argentina di akhir laga melawan Kroasia dalam babak penyisihan Grup D Piala Dunia 2018 di Nizhny Novgorod Stadium, Rusia, Kamis, 21 Juni 2018. Akibat kekalahan itu, Argentina harus mengalahkan Nigeria pada pertandingan grup terakhirnya untuk bisa lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018. AP Photo

    Reaksi para pemain timnas Argentina di akhir laga melawan Kroasia dalam babak penyisihan Grup D Piala Dunia 2018 di Nizhny Novgorod Stadium, Rusia, Kamis, 21 Juni 2018. Akibat kekalahan itu, Argentina harus mengalahkan Nigeria pada pertandingan grup terakhirnya untuk bisa lolos ke babak 16 besar Piala Dunia 2018. AP Photo

    TEMPO.CO, JakartaNigeria secara tak langsung membantu Argentina di Piala Dunia 2018. Tim itu mengalahkan Islandia 2-0 dalam pertarungan Grup D di Volgograd Arena, Jumat malam, 22 Juni 2018. Dua gol tim asuhan Gernot Rohr itu diborong Ahmed Musa pada menit ke-49 dan ke-75.

    Hasil ini menjadi keuntungan bagi Argentina, yang baru dikalahkan Kroasia 3-0. Kini, peluang tim Tango untuk lolos, menyusul Kroasia, masih terbuka. Argentina mengemas nilai 1, sama dengan Islandia, dan tertinggal 2 poin oleh Nigeria.

    Berikut ini klasemen Grup D.

    NoTimMainWDLGolPoin
     
    1.Kroasia 22005:06
       
    2.Nigeria21012:23
       
    3.Islandia20111:31
       
    4.Argentina20111:41 

    Pada laga terakhir, Argentina akan melawan Nigeria. Sedangkan Islandia akan menghadapi Kroasia. Berikut ini jadwalnya.

    Rabu, 27 Juni:
    01.00 Nigeria vs Argentina
    01.00 Islandia vs Kroasia

    Argentina akan lolos bila menang atas Nigeria dan pada laga lain Islandia gagal meraih poin penuh. Bila Argentina dan Islandia sama-sama menang, akan dilakukan hitung-hitungan selisih gol di antara kedua tim.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Seragam Baru Satpam Mirip Polisi dalam 4 Hal Baru Terkait Pam Swakarsa

    Kapolri Jenderal Idham Azis meneken peraturan tentang Pengamanan Swakarsa atau Pam Swakarsa. Dalam aturan itu, seragam baru satpam jadi mirip polisi.