Minggu, 15 September 2019

Harry Kane: Juara dan Sepatu Emas, Itu Akan Sempurna

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain timnas Inggris, Harry Kane, berselebrasi setelah mencetak gol kedua bagi timnya dalam pertandingan Grup G Piala Dunia 2018 di Stadion Nizhny Novgorod, Rusia, Minggu, 24 Juni 2018. Inggris mengalahkan Panama 6-1. AP/Antonio Calanni

    Pemain timnas Inggris, Harry Kane, berselebrasi setelah mencetak gol kedua bagi timnya dalam pertandingan Grup G Piala Dunia 2018 di Stadion Nizhny Novgorod, Rusia, Minggu, 24 Juni 2018. Inggris mengalahkan Panama 6-1. AP/Antonio Calanni

    TEMPO.CO, Jakarta -Harry Kane yakin akan menambah pundi-pundi gol setiap kali menginjakkan rumput di Piala Dunia kali ini. Kepercayaan diri kapten Inggris itu semakin meningkat menjelang laga melawan Kolombia di Stadion Spartak, Rabu dinihari nanti, 4 Juli 2018. “Saya siap menghadapi laga penting melawan Kolombia."

    Kane memimpin daftar calon peraih penghargaan Sepatu Emas Piala Dunia 2018 dengan mengoleksi lima gol hanya dalam dua laga di Grup G. Setelah Inggris memastikan lolos ke babak 16 besar, Kane diistirahatkan dalam laga melawan Belgia. 

    Baca: Piala Dunia 2018: 8 Fakta Penting Prediksi Kolombia Vs Inggris

    Dia pun menepis anggapan telah menekan Manajer Inggris Gareth Southgate agar diturunkan ketika melawan Belgia demi menambah koleksi golnya. Dia mengatakan saat ini lebih mengutamakan kemenangan Inggris daripada mengincar gelar individu.

    “Targetnya adalah memenangi turnamen. Jika kami juara dan saya meraih Sepatu Emas, itu akan sangat sempurna,” katanya.    

    Baca: Prediksi Kolombia Vs Inggris di Piala Dunia 2018 Malam Nanti

    Pemain 24 tahun itu dianggap sebagai salah satu penyerang terbaik di Eropa setelah mencetak lebih dari 100 gol di semua kompetisi selama tiga musim terakhir untuk Tottenham Hotspur.

    Sayang, dia tiga kali berturut-turut gagal meraih penghargaan Sepatu Emas di Liga Primer musim lalu. Untuk tim Inggris, hingga kini Kane telah mengoleksi 18 gol--masih di bawah rekor Wayne Rooney dengan 53 gol.

    Baca: Jadwal Piala Dunia 2018 Selasa: Kolombia-Inggris, Swedia-Swiss

    Menghadapi laga melawan Kolombia, Southgate optimistis The Three Lions melewati hadangan Los Cafeteros—julukan tim Kolombia--di Spartak Stadium. Dia menilai skuadnya lebih unggul dari sisi materi pemain. “Level permainan kami pun semakin meningkat.”

    Bagi Kolombia, kehadiran Kane sebagai ujung tombak Inggris tentu menjadi perhatian utama. Pemain bek Kolombia, Yerry Mina, mengatakan telah mendapat tip untuk menghentikan Kane. Informasi itu berasal dari rekan setim Kane di Tottenham, Davinson Sanchez.

    Baca: Top Skor Piala Dunia 2018: Malam Ini, Kane Bisa Melesat Kian Jauh

    “Kami tahu semua tentang kualitasnya. Saya telah mendapat semua informasi dari Davinson Sanchez dan Kane tidak akan memiliki waktu yang mudah melawan kami,” kata Mina. “Setidaknya, kami tidak akan menjadikan pertandingan ini mudah baginya.”

    Di fase grup, Kolombia nyaris frustrasi setelah dalam laga pembuka dipecundangi Jepang. Tapi mereka bisa bangkit lagi dengan mengalahkan Polandia dan Senegal. Menghadapi babak dengan sistem gugur ini, pelatih Kolombia Jose Pekerman berharap James Rodriguez bisa diturunkan setelah pulih dari cedera.

    Baca: Piala Dunia 2018 Selasa Malam Ini: Prediksi Swedia Vs Swiss

    Rodriguez mengalami masalah pada betisnya dan keluar tertatih-tatih saat timnya melawan Senegal. Dia menjadi salah satu pemain andalan mengingat pengalamannya di kejuaraan empat tahunan ini. Rodriguez menjadi pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2014 dengan enam gol saat Kolombia mencapai babak delapan besar sebelum kalah oleh tuan rumah Brasil.

    TELEGRAPH | GUARDIAN | DAILYMAIL | NUR HARYANTO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lima Warisan Iptek yang Ditinggalkan BJ Habibie si Mr Crack

    BJ Habibie mewariskan beberapa hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi. Warisannya berupa lembaga, industri, dan teori kelas dunia.