Piala Dunia 2018, Falcao Tunding Wasit Untungkan Inggris

Reporter

Editor

Febriyan

Pemain Kolombia, Radamel Falcao (kiri), bersaing untuk mendapatkan bola dengan pemain Inggris, Ashley Young, dalam pertandingan Piala Dunia 2018 di Stadion Spartak, Moskow, Rusia, Selasa, 3 Juli 2018. Inggris akan menghadapi Swedia pada Sabtu malam, 7 Juli WIB mendatang di Samara Arena, Rusia. AP/Victor R. Caivano

TEMPO.CO, Jakarta - Radamel Falcao menuding wasit Mark Geiger yang memimpin laga babak babak 16 besar Piala Dunia 2018 antara Kolombia kontra Inggris bertindak tak adil. Menurut dia, wasit asal Amerika Serikat itu banyak merugikan timnya dan menguntungkan Harry Kane cs.

"Dia selalu membuat keputusan yang menguntungkan Inggris. Saya merasa ada yang aneh dalam penunjukan wasit asal Amerika itu," ujarnya usai pertandingan yang akhirnya dimenangkan Inggris melalui drama adu pinalti tersebut.

"Jujur, banyak kenjanggalan dalam prosesnya. Dia hanya berbicara Inggris, itu menunjukan bias. Melalui keputusannya, dia membuat kami kebobolan, itu jelas bagi kami," lanjutnya.

Geiger memang banyak membuat keputusan yang merugikan Kolombia. Dari 36 pelanggaran yang terjadi pada laga itu, Kolombia mendapatkan hukuman dari 23 diantaranya. Tak hanya itu, Geiger juga memberikan enam kartu kuning kepada Kolombia dan dua kepada Inggris.

Salah satu keputusan Gieger adalah memberikan pinalti kepada Inggris. Namun berdasarkan rekam ulang, terlihat jelas bahwa gelandang Kolombia, Carlos Sanchez, melakukan pelanggaran kepada penyerang Ingrgis Harry Kane di kotak pinalti.

Kane yang mengeksekusi sendiri hadiah pinalti itu sukses menjalankan tugasnya. Namun keunggulan Inggris sirna setelah pada masa tambahan waktu bek Yerry Mina menyamakan kedudukan lewat sundulannya.

Inggris lolos ke babak 8 besar Piala Dunia 2018 setelah memenangkan drama adu pinalti dengan skor 4-3. Pada babak berikutnya, Inggris akan menghadapi Swedia yang pada laga lainnya menang 1-0 atas Swiss.

ESPN






Iran Diduga Sewa Geng Kriminal untuk Membunuh Para Pembangkang di Inggris

21 jam lalu

Iran Diduga Sewa Geng Kriminal untuk Membunuh Para Pembangkang di Inggris

Badan intelijen Iran diyakini telah membentuk hubungan yang lebih dekat dengan organisasi-organisasi kriminal.


Inggris Hadapi Aksi Mogok Pekerja Medis Terbesar dalam Sejarah

1 hari lalu

Inggris Hadapi Aksi Mogok Pekerja Medis Terbesar dalam Sejarah

Aksi mogok ini menuntut kenaikan gaji di atas inflasi.


Rusia Ukraina Kembali Tukar Tawanan, Jasad Warga Inggris Turut Dikembalikan

2 hari lalu

Rusia Ukraina Kembali Tukar Tawanan, Jasad Warga Inggris Turut Dikembalikan

Rusia Ukraina kembali menukar hampir 200 tawanan perang yang diumumkan secara terpisah


Inggris Kucurkan Dana Rp19,3 Triliun untuk Pembangunan MRT Fase 3

3 hari lalu

Inggris Kucurkan Dana Rp19,3 Triliun untuk Pembangunan MRT Fase 3

PT MRT Jakarta (Perseroda) menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kerajaan Inggris dalam pembangunan MRT Fase 3 yang membentang dari Cikarang-Balaraja


Sebelum Nonton Jalan Yang Jauh Jangan Lupa Pulang, Ingat Prekuelnya Film NKCTHI

4 hari lalu

Sebelum Nonton Jalan Yang Jauh Jangan Lupa Pulang, Ingat Prekuelnya Film NKCTHI

Jalan Yang Jauh Jangan Lupa Pulang menjadi sekuel dari NKCTHI yang telah tayang pada 2020. Bagaimana film besutan Angga Dwimas Sasongko ini?


Mahasiswa S3 Asal Indonesia Dijamu Raja Charles di Istana Buckingham Inggris

4 hari lalu

Mahasiswa S3 Asal Indonesia Dijamu Raja Charles di Istana Buckingham Inggris

Seorang mahasiswa S3 asal Indonesia diundang dan dijamu oleh Raja Inggris, Raja Charles di Istana Buckingham semalam.


Wisatawan ke Inggris Akan Diwajibkan Isi Aplikasi Online dan Bayar

5 hari lalu

Wisatawan ke Inggris Akan Diwajibkan Isi Aplikasi Online dan Bayar

Peluncuran ETA adalah bagian dari upaya Inggris untuk sepenuhnya mendigitalkan perbatasannya pada 2025.


1 Februari Diperingati Sebagai Hari Hijab Sedunia, Begini Kilas Balik Penetapannya

5 hari lalu

1 Februari Diperingati Sebagai Hari Hijab Sedunia, Begini Kilas Balik Penetapannya

Hari Hijab Sedunia mendorong agar wanita dari berbagai negara dan kepercayaan untuk mencoba mengenakan hijab dan mengerti bagaimana rasanya.


Menteri Ekspor Inggris Kunjungi Indonesia, Dukung Pendanaan MRT Jakarta Rp 20 T

5 hari lalu

Menteri Ekspor Inggris Kunjungi Indonesia, Dukung Pendanaan MRT Jakarta Rp 20 T

Menteri Ekspor Inggris Andrew Bowie mengunjungi Jakarta, salah satu agendanya adalah tindak lanjut pengembangan perkeretaapian.


Guru-guru Mogok Massal di Inggris, Protes Gaji yang Sangat Kecil

6 hari lalu

Guru-guru Mogok Massal di Inggris, Protes Gaji yang Sangat Kecil

Mogok Massal dipicu inflasi yang mencapai dua digit tahun lalu sehingga para guru menerima pemotongan gaji riil sebanyak 23% sejak 2010.