Kamis, 13 Desember 2018

Sampaoli Mundur dari Posisi Pelatih Timnas Argentina

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelatih Argentina, Jorge Sampaoli, berbicara dengan pemainnya Javier Mascherano jelang mengikuti latihan di Buenos Aires, Argentina, 23 Mei 2018. REUTERS/Marcos Brindicci

    Pelatih Argentina, Jorge Sampaoli, berbicara dengan pemainnya Javier Mascherano jelang mengikuti latihan di Buenos Aires, Argentina, 23 Mei 2018. REUTERS/Marcos Brindicci

    TEMPO.CO, Jakarta - Jorge Sampaoli mudur dari posisinya sebagai pelatih Timnas Argentina. Hal itu diumumkan Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) pada Ahad, 2018.

    Samapoli mundur setelah Argentina meraih hasil mengecewakan di Piala Dunia. Negara Amerika Selatan itu tersingkir di 16 besar oleh tim yang kemudian menjadi juara, Prancis.

    "Asosiasi Sepak Bola Argentina dan mantan pelatih tim nasional Jorge Sampaoli pada hari ini mencapai kesepakatan bersama untuk menghentikan kontraknya," kata AFA dalam pernyataan singkat.

    AFA berterima kasih kepada Sampaoli dan para asistennya, yang juga telah meninggalkan posisi-posisi mereka, untuk jasa-jasa mereka.

    Keputusan ini membuat Argentina, juara dunia pada 1978 dan 1986, mencari pelatih keempat mereka dalam rentang waktu empat tahun.

    Sampaoli mengambil alih komando tim setahun silam dengan target awal membawa tim mencapai Piala Dunia 2018 di Rusia, dan kemudian meningkatkan tantangan untuk meraih trofi.

    Timnya -- berkat aksi-aksi brilian Lionel Messi -- lolos untuk mengikuti turnamen dengan kemenangan di pertandingan terakhir mereka.

    Bagaimanapun, Argentina tampak kesulitan sejak fase grup. Mereka imbang di pertandingan pertama, kalah di pertandingan kedua, dan baru bisa lolos setelah menang di pertandingan ketiga. Mereka akhirnya kandas di babak 16 besar.

    Keputusan AFA untuk berpisah dengan Sampaoli telah banyak diprediksi meski sang pelatih dikontrak sampai 2022. Pelatih itu mewarisi skuad yang telah berumur di bawah pengelolaan federasi yang sedang bergejolak, dan ia tidak pernah terlihat dapat menorehkan gayanya di tim yang inkonsisten pada sebagian besar masa kerjanya.

    Ini berarti Argentina -- yang telah memiliki tiga pelatih sejak Alejandro Sabella memimpin mereka ke final Piala Dunia 2014 -- kembali ke titik nol pada pencarian gelar internasional utama pertama mereka sejak menjuarai Piala Amerika pada 1993.

    Manajer Tottenham Hotspur Mauricio Pochettino, Diego Simeone yang melatih Atletico Madrid, dan pelatih River Plate Marcelo Gallardo, merupakan kandidat-kandidat pelatih baru yang disebut-sebut oleh media lokal.

    Dua pria Argentina lainnya, Jose Pekerman, yang melatih Kolombia di Piala Dunia Rusia, dan Ricardo Gareca, yang membawa Peru tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 36 tahun, juga digadang-gadang untuk menjadi pelatih baru. Selain itu ada beberapa kandidat lain seperti Jorge Almiron dari Atletico Nacional dan Matias Almeyda, yang belakangan telah mengundurkan diri dari klub Meksiko, Chivas.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Avengers End Game, Para Jagoan yang Selamat Menuju Laga Akhir

    Sejumlah jagoan yang selamat dari pemusnahan Thanos di Infinity War akan berlaga di pertarungan akhir di Avengers Infinity War.