Songsong Piala Asia 2019, Timnas Irak Incar Sven-Goran Eriksson

Reporter

Editor

Nurdin Saleh

Sven Goran Eriksson. AP Photo/Armando Franca

TEMPO.CO, Jakarta - Para pejabat sepak bola Irak yakin bahwa mantan pelatih timnas Inggris Sven-Goran Eriksson akan dapat direkrut untuk memimpin negara itu pada putaran final Piala Asia 2019, kata beberapa sumber kepada Reuters.

Eriksson bertemu dengan para perwakilan Asosiasi Sepak Bola Irak (IFA) di Istanbul pekan ini, dan seorang sumber federasi mengatakan pria Swedia itu sepakat untuk menangani tim.

Narasumber tersebut mengatakan masalah itu akan didiskusikan lebih lanjut oleh federasi pada Senin.

Bagaimanapun, sumber-sumber yang dekat dengan Eriksson mengatakan pria 70 tahun itu belum membuat keputusan apakah akan menerima tawaran tersebut.

Irak akan bermain pada putaran final Piala Asia tahun depan, 12 tahun setelah mereka sukses menjadi juara di benuanya tersebut.

Hasil undian menempatkan mereka berada satu grup dengan Iran, Vietnam, dan Yaman. Turnamen itu sendiri akan dimulai di Uni Emirat Arab pada 5 Januari.

Eriksson, yang memimpin Inggris ke perempat final Piala Dunia 2002, belum pernah lagi melatih timnas sejak bekerja sebagai arsitek Pantai Gading pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.

Posisi terkininya adalah di divisi dua Cina ketika ia menghabiskan separuh musim dengan Shenzen FC. Ia juga pernah melatih dua klub Liga Cina lainnya Guangzhou R&F dan Shanghai SIPG.

Sebelum bekerja untuk Inggris, Eriksson pernah memenangi gelar liga di Swedia, Portugal, dan Italia.






Kontrak Shin Tae-yong Dengan Timnas Indonesia Bakal Diperpanjang

1 hari lalu

Kontrak Shin Tae-yong Dengan Timnas Indonesia Bakal Diperpanjang

Shin Tae-yong berhasil membawa Timnas Indonesia ke putaran final Piala Asia. Kontraknya akan berakhir usia Piala Dunia U-20 2023.


Piala Dunia 2022: Profil Timnas Qatar, Mengandalkan Pemain Binaan

3 hari lalu

Piala Dunia 2022: Profil Timnas Qatar, Mengandalkan Pemain Binaan

Timnas Qatar berada di Grup A bersama Ekuador, Senegal, dan Belanda. Mereka punya modal bagus di Piala Dunia 2022 setelah menjuarai Piala Asia 2019.


Piala Dunia 2022: Profil Timnas Iran, Upaya Mempertahankan Tradisi

6 hari lalu

Piala Dunia 2022: Profil Timnas Iran, Upaya Mempertahankan Tradisi

Timnas Iran selalu bisa menembus Piala Dunia dalam tiga edisi terakhir. Pada Piala Dunia 2022 mereka berada satu grup dengan Inggris dan Amerika.


Pejabat di Amerika Minta Pemulangan Keluarga mantan Anggota ISIS Dipercepat

14 hari lalu

Pejabat di Amerika Minta Pemulangan Keluarga mantan Anggota ISIS Dipercepat

Pemulangan keluarga ISIS ke negara asalnya memakan waktu yang panjang, hingga empat tahun. Padahal kondisi kamp sudah tidak aman


Perdana Menteri Irak Ancam Mundur jika Kemelut Politik Terus Berlanjut

27 hari lalu

Perdana Menteri Irak Ancam Mundur jika Kemelut Politik Terus Berlanjut

Perdana Menteri Irak Mustafa al-Kadhimi menyatakan akan mundur seandainya ketidakpastian politik di negaranya masih berlanjut.


Simpatisan Moqtada al-Sadr Hentikan Unjuk Rasa

27 hari lalu

Simpatisan Moqtada al-Sadr Hentikan Unjuk Rasa

Pengikut Ulama Syiah Irak, Moqtada al-Sadr, patuh saat diminta untuk menghentikan protes di Baghdad yang menewaskan 22 orang.


Ketegangan di Irak Memuncak: Iran Tutup Perbatasan, Kuwait Panggil Pulang Warganya

28 hari lalu

Ketegangan di Irak Memuncak: Iran Tutup Perbatasan, Kuwait Panggil Pulang Warganya

Iran telah menutup perbatasannya dengan Irak, sementara Kuwait mendesak warganya untuk kembali pulang dari negara jiran itu


Kerusuhan di Irak, Iran Tutup Perbatasan dan Hentikan Penerbangan

28 hari lalu

Kerusuhan di Irak, Iran Tutup Perbatasan dan Hentikan Penerbangan

Iran menutup penerbangan menjelang peringatan Arbaeen akibat kerusuhan di Irak.


Pertempuran di Irak Memanas, Sejumlah Roket Mendarat di Zona Hijau Baghdad

28 hari lalu

Pertempuran di Irak Memanas, Sejumlah Roket Mendarat di Zona Hijau Baghdad

Bentrokan sejak Senin, yang menewaskan 30 orang dan melukai 700 lainnya, membawa Irak ke dalam kekerasan baru


Irak Tegang akibat Konflik Politik, WNI Diminta Waspada

28 hari lalu

Irak Tegang akibat Konflik Politik, WNI Diminta Waspada

KBRI Baghdad mengimbau WNI untuk meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi keamanan di Irak yang tidak kondusif.