Minggu, 21 Oktober 2018

Manchester United Mau Jual Mata ke Inter

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Manchester United Juan Mata, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Leicester City pada pertandingan Liga Inggris di King Power Stadium, Leicester, 23 Desember 2017. REUTERS/Darren Staples

    Gelandang Manchester United Juan Mata, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Leicester City pada pertandingan Liga Inggris di King Power Stadium, Leicester, 23 Desember 2017. REUTERS/Darren Staples

    TEMPO.CO, Jakarta - Media Sky Sports Italia memberitakan Manchester United berniat menjual pemain gelandang mereka asal Spanyol, Juan Mata, ke Inter Milan.

    Baca: Ante Rebic Buka Peluang Bergabung Dengan Manchester United

    Mantan pemain tim nasional Spanyol berusia 30 tahun ini terlibat secara intens dalam tur pramusim Manchester United. Namun, dengan kedatangan gelandang baru, Fred, ke Old Trafford kemungkinan akan membuat Mata lebih banyak duduk di bangku cadangan Setan Merah.

    Sedangkan mantan bintang bek tengah United, Rio Ferdinand, berusaha mengingatkan wakil ketua eksekutif mantan klubnya ini, Ed Wodward, untuk mewaspadai usaha agen superpemain, Mino Raiola, memindahkan gelandang Prancis, Paul Pogba, dari Old Trafford ke klub lain.

    Jangan kamu berani membiarkan ini,” kata Ferdinand dalam akun Twitter miliknya. “MUFC adalah rumah Pogba!! Bungkam desas-desus ini secepatnya dan dapatkan @AlderweireldTob melalu pintu (transfer).”

    Baca: Manchester United: Mou Masih Terus Tebar Kecemasan

    Toby Alderweireld adalah bek Tottenham Hotspur yang musim lalu sering cedera sehingga jarang diturunkan Manajer Mauricio Pochettino dalam Liga Primer Inggris. Namun, pada Piala Dunia 2018, Alderweireld tampil cemerlang serta membawa Belgia merebut peringkat ketiga.

    GUARDIAN | ESPN


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Kematian 10 Penentang Presiden Rusia Vladimir Putin

    Inilah 10 orang yang melontarkan kritik kepada Presiden Vladimir Putin, penguasa Rusia. Berkaitan atau tidak, mereka kemudian meregang nyawa.