Selasa, 18 September 2018

Liga 1: Posisi Klasemen Persija Tak Sesuai Aturan? Ini Kata LIB

Reporter:
Editor:

Nurdin Saleh

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepak bola Persija Jakarta Jaimerson Da Silva (tengah) melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya seusai menjebol gawang Persib Bandung pada laga Liga 1 di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu, 20 Juni 2018. Persija Jakarta menang 1-0 atas Persib Bandung. ANTARA

    Pesepak bola Persija Jakarta Jaimerson Da Silva (tengah) melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya seusai menjebol gawang Persib Bandung pada laga Liga 1 di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu, 20 Juni 2018. Persija Jakarta menang 1-0 atas Persib Bandung. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Operator Liga 1, PT Liga Indonesia Baru (LIB), menjelaskan tentang posisi Persija Jakarta dalam klasemen yang sempat dinilai aneh dan tak sesuai aturan.

    Berdasarkan keterangan PT LIB, Persija menduduki peringkat keempat setelah mengumpulkan 29 poin. Namun, dengan jumlah poin serupa, Bali United, Barito Putera, dan Bhayangkara FC masing-masing menduduki peringkat kelima sampai ketujuh.

    Persija Jakarta berhak bertengger di posisi lebih tinggi dari Bali United, Barito Putra, dan Bhayangkara karena unggul selisih gol.

    Meski demikian, PT LIB mengakui, berdasarkan pasal 9 regulasi Gojek Liga 1 2018 yakni tentang sistem kompetisi, jika ada dua klub atau lebih berpoin sama, maka peringkat seharusnya dihitung berdasarkan "head to head" atau rekor pertemuan.

    Adapun keputusan tim terbaik dari "head to head" dijelaskan pada pasal 9 ayat 4, yaitu berdasarkan urutan (a) jumlah poin yang lebih tinggi didapat masing-masing klub dari pertandingan-pertandingan yang telah dimainkan di antara klub-klub terkait.

    Kemudian (b) selisih gol yang lebih baik dari masing-masing klub dari pertandingan-pertandingan yang telah dimainkan di antara klub-klub terkait.

    Lalu (c) jumlah gol memasukkan masing-masing klub dari pertandingan-pertandingan yang telah dimainkan di antara klub-klub terkait, (d) jumlah gol tandang masing-masing klub dari pertandingan pertandingan (gol tandang dikalikan dua) yang telah dimainkan diantara klub-klub terkait.

    Namun, LIB menegaskan sistem "head to head" ini tidak bisa diterapkan untuk kondisi Persija di atas. Alasannya, head to head baru bisa dihitung ketika keempat tim berpoin 29 itu sudah saling bertemu dengan jumlah pertandingan yang sama.

    Sampai pekan ke-19, hanya Persija dan Bhayangkara yang sama-sama sudah melakoni empat pertandingan dari enam laga yang seharusnya dijalani di antara empat klub dengan 29 poin tersebut.

    Adapun Bali United dan Barito Putera baru menjalani tiga laga di antara keempat tim itu.

    "Ketika hal tersebut belum 'equal', maka penentuan klasemen sementara kembali berdasarkan selisih gol. Peraturan tersebut telah diadopsi PT LIB dari AFC dan FIFA," demikian keterangan Liga Indonesia Baru.

    Klasemen Liga 1

    NoTimMainGolPoin
    1.Persib Bandung1931:1835
    2.PSM Makassar1927:2530
    3.Madura United1927:2530
    4.Persija Jakarta1929:2220
    5.Bali United1925:2029
    6.PS Barito Putera1931:3029
    7.Bhayangkara FC1926:2529
    8.Pusamania Borneo1928:2628
    9.Persipura 1931:2427
    10.Persela Lamongan1930:2727
    11.Sriwijaya FC1929:2826
    12.Persebaya1929:2725
    13.Arema FC1928:2524
    14.Mitra Kukar1929:3323
    15.Perseru Serui1914:1923
    16.PSIS Semarang1917:2520
    17.PS TNI1926:4418
    18.PSMS Medan1922:3618

     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    TGB Muhammad Zainul Majdi dan Divestasi Tambang Emas Newmont

    KPK mengusut aliran dana ke rekening TGB Muhammad Zainul Majdi, Gubernur Nusa Tenggara Barat. Dana itu diduga berkaitan dengan Newmont Nusa Tenggara.