Kepa dan Kovacic, Kejutan Chelsea Jelang Tenggat

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gelandang Real Madrid, Mateo Kovacic melewati hadangan pemain Deportivo La Coruna, Florin Andone pada pertandingan liga Spanyol di stadion Riazor, A Coruna, 26 April 2017. AP/Lalo R. Villar

    Gelandang Real Madrid, Mateo Kovacic melewati hadangan pemain Deportivo La Coruna, Florin Andone pada pertandingan liga Spanyol di stadion Riazor, A Coruna, 26 April 2017. AP/Lalo R. Villar

    TEMPO.CO, Jakarta - Langkah Chelsea untuk merekrut kiper Kepa Arrizabalaga dari Athletic Bilbao dengan harga 71,6 juta pound sterling atau sekitar Rp 1,33 trilun pada Selasa, 7 Agustus 2018, masih mengejutkan.

    Baca: Klasemen ICC: Chelsea Menang Adu Penalti Vs Lyon

    Nilainya akan memecahkan rekor dunia transfer kiper yang baru saja dilakukan Liverpool pada awal musim panas ini ketika merekrut kiper asal Brasil, Alisson, dari AS Roma sebesar 66,9 juta pound.

    Baca: Hadapi Lyon di ICC, Chelsea Akan Lobi Soal Nabil Fekir

    Hampir tak terdeteksi langkah kejutan Chelsea menjelang tenggat transfer Kamis, 8 Agustus 2018, ketika sorotan lagi diarahkan pada bagaimana The Blues menyelesaikan tindakan kiper Thibaut Courtois untuk mangkir dari latihan dua hari beruntun setelah membawa Belgia merebut peringkat ketiga Piala Dunia 2018.

    Baca: Chelsea Jadikan Kepa Arrizabalaga Kiper Termahal di Dunia

    Semula ada perkiraan bahwa Chelsea akan bersiap membeli kiper yang lebih murah untuk menggantikan Courtois. Beredar nama penjaga gawang Inggris dari Stoke City, Jack Butland, dan Sergio Rico dari Sevilla sebagai pilihan.

    Dengan bersedia melepas Courtois, apakah Chelsea juga siap menjual bintang kiper Belgia ini ke Real Madrid dengan harga tinggi atau bahkan memecahkan rekor dunia lagi? Ini hal menarik untuk ditunggu.

    Yang jelas, Real Madrid sudah menguatkan lamarannya untuk Courtois dengan melepas gelandang Kroasia, Mateo Kovacic, ke Chelsea dengan status pinjaman.

    Kovacic ingin lebih banyak tampil sebagai pemain starter dan mendapat ijin dari Real Madrid untuk meninggalkan Santiago Bernabeu musim ini.

    Tapi, Chelsea tidak dapat mendapat opsi dari Real untuk menjadikan Kovacic sebagai pemain tetap di Stamford Bridge pada musim berikutnya. Pasalnya, Real menyiapkan Kovavic sebagai penerus peran rekan senegaranya, Luka Modric, di lini tengah Real.

    Kovacic berpeluang bermain bersama Jorginho dan N’Golo Kante di lini tengah Chelsea dalam formasi favorit pelatih baru mereka, Maurizio Sarri, yaitu 4-3-3.

    Kedatangan Kovacic juga bisa dilihat sebagai upaya Chelsea untuk menggeser setidaknya satu dari gelandang pinggiran mereka, Danny Drinkwater atau Tiemoue Bakayoko. Keduanya tampil sebagai pemain starter melawan Lyon dinihari tadi. Bakayoko kemungkinan belum akan bergabung dengan Milan musim ini.

    Gelandang muda Inggris di Piala Dunia 2018, Ruben Loftus-Cheek, yang bermain 59 menit melawan Lyon, ingin tetap bersama Chelsea musim depan. Musim lalu ia dipinjamkan ke Crystal Palace.

    “Ia  punya potensi menjadi pemain yang hebat,” kata Sarri. “Ia terus berkembang secara taktik. Tapi, saya pikir itu bukan sebuah problem. Ia masih sangat muda. Ia bisa menjadi pemain yang sangat indah buat kami,” pelatih asal Italia itu melanjutkan.

    Kekalahan 0-2 Chelsea dari Manchester City di Community Shiled, Minggu lalu, bisa jadi jangan terlalu dijadikan patokan. Chelsea di bawah arahan pemiliknya dari Rusia, Roman Abramovich, tampaknya ingin lebih menggeliat musim ini.

    Sarri kemungkinan besar tidak akan mengalami masa sulit yang dialaminya pendahulunya, Antonio Conte, terutama dalam bongkar-pasang pemain.

    Baca: Chelsea Buru Zaha dengan Transfer Rp 1,4 Triliun

    Dengan Willian dan Eden Hazard yang kemungkinan besar masih bertahan musim ini, kehadiran Kepa, Kovacic, dan jika jadi, pemain sayap Wilfried Zaha, berpeluang membuat Chelsea bisa lebih solid dan tajam pada Liga Primer Inggris musim ini.

    GUARDIAN | ESPN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.