Sabtu, 20 Oktober 2018

Ingin Hengkang ke Barcelona, Paul Pogba Ternyata Minta Naik Gaji

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemain Huddersfield Town Jonathan Hogg (kiri) berusaha merebut bola dari kaki pemain Manchester United Paul Pogba saat bertanding dalam Liga Inggris di Old Trafford, Manchester, Inggris, 3 Februari 2018. AP Photo

    Pemain Huddersfield Town Jonathan Hogg (kiri) berusaha merebut bola dari kaki pemain Manchester United Paul Pogba saat bertanding dalam Liga Inggris di Old Trafford, Manchester, Inggris, 3 Februari 2018. AP Photo

    TEMPO.CO, Jakarta - Keinginan Paul Pogba hengkang ke Barcelona ternyata hanya merupakan manuver si pemain untuk meminta kenaikan gaji dari Manchester United. Setelah pihak Setan Merah menolak proposal penawaran Barcelona, kini si pemain disebut meminta kenaikan gaji lebih dari dua kali lipat.

    Laman The Sun menyebutkan Paul Pogba telah mengontak Wakil Direktur Utama Manchester United Ed Woodward soal keinginannya itu pada pekan lalu. Dia menyatakan siap bertahan di Manchester United jika klub itu menaikkan gajinya dari 180 ribu pound sterling menjadi 380 ribu pound sterling per pekan.

    Paul Pogba dikabarkan cemburu dengan penghasilan Alexis Sanchez yang didatangkan dari Arsenal Januari lalu. Eks penyerang Barcelona itu kabarnya mendapat bayaran hingga 500 ribu pound sterling per pekan.

    Permintaan kenaikan gaji itu sebenarnya sudah dilakukan Raiola, agen si pemain, kepada Woodward sejak Januari lalu. Namun, saat itu,Woodward tak menggubris permintaan tersebut karena kontrak Pogba dengan Manchester United masih tersisa hingga 2021.

    Kini, dengan dibukanya bursa transfer, Raiola dan Paul Pogba tampaknya kembali mencoba "memeras" Manchester United. Namun Woodward disebut kembali tak bergeming. Manchester United disebut siap melepas Pogba asalkan ada klub yang siap mengeluarkan dana sebesar 200 juta pound sterling.

    Sejak diboyong dari Juventus pada 2016, Paul Pogba memang gagal menunjukkan performa terbaiknya di Manchester United. Berstatus sebagai pemain termahal di dunia saat itu, Pogba kerap menjadi bulan-bulanan kritikus serta media Inggris atas permainan buruk yang ditunjukkan skuad Setan Merah.

    Manajer Jose Mourinho, yang biasanya selalu membela Pogba, belakangan ikut mengkritik setelah pemainnya itu mampu membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 2018. Menurut Mourinho, Paul Pogba tak memberikan komitmen seperti saat membela Prancis ketika berseragam Manchester United.

    THE SUN


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Kematian 10 Penentang Presiden Rusia Vladimir Putin

    Inilah 10 orang yang melontarkan kritik kepada Presiden Vladimir Putin, penguasa Rusia. Berkaitan atau tidak, mereka kemudian meregang nyawa.