Senin, 10 Desember 2018

Lawan PSKC di Piala Indonesia, Persib Andalkan Pemain Lokal

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mario Gomez memimpin latihan Persib Bandung. (persib.co.id)

    Mario Gomez memimpin latihan Persib Bandung. (persib.co.id)

    TEMPO.CO, Bandung - Persib Bandung kemungkinan besar hanya akan diperkuat pemain lokalnya pada pertandingan perdana Piala Indonesia, yaitu melawan PSKC Cimahi di Stadion Wiradadaha, Tasikmalaya, 15 Agustus 2018 mendatang.

    Baca: Sempat Dikhawatirkan Absen, Persib Bidik Juara Piala Indonesia

    Hal itu diutarakan Direktur Umum PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Teddy Tjahyono di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Bandung, Rabu, 8 Agustus 2018.

    "Untuk Piala Indonesia, sampai kemarin pagi, sudah dikumpulkan 15 sampai 16 pemain lokal untuk main di Piala Indonesia," ujar Teddy.

    Menurut dia, pemain asing berhalangan untuk dimainkan karena berdasarkan kesepakatan antara manajemen dan pemain asing, usai melakoni laga melawan Mitra Kukar, mereka mengambil libur dan pulang kampung ke negaranya masing-masing.

    "Memang pada saat perubahan jadwal keluar, tim pelatih sudah memutuskan ada waktu libur setelah melawan Mitra Kukar, ya sudah solusinya pemain lokal yang memang tinggal di sini yang main," kata dia.

    Teddy mengatakan Persib mendukung dihelatnya Piala Indonesia. Maung Bandung harus taat dan patuh terhadap regulasi yang diterapkan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).

    "Kompetisi (Piala Indonesia) ini yang diakui PSSI dan diadakan  PSSI. Kita anggota PSSI memang harus tunduk ke PSSI. Jadi, kita harus taat aturan, makanya bakal ikut," ujarnya.

    Sebelumnya, Pelatih Kepala Persib, Roberto Carlos Mario Gomez tidak setuju anak asuhnya bermain di ajang Piala Indonesia. Gomez kecewa dengan PSSI yang tidak konsisten dengan penentuan jadwal Piala Indonesia.

    Baca: Jadwal Persib dan Klasemen: Tantangan Setelah Juara Paruh Musim

    "Memang kita terima surat (main lawan PSKC) tanggal 15 (Agustus 2018), karena itu tanggal terakhir kalau tidak salah di babak 128 besar. Ya, artinya kalaupun kita memohon penjadwalan ulang, kita sudah lakukan dengan segala alasan, kemudian sudah dijawab (PSSI) tetap tidak bisa," katanya.

    AMINUDDIN A.S.


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    Kementerian Kominfo Memblokir Situs-Situs dengan Konten Radikal

    Kementerian Komunikasi dan Informasi telah memblokir 230 situs dan menghapus ribuan konten radikal dari berbagai platform.