Selasa, 16 Oktober 2018

Liga Negara Eropa, Timnas-Prancis Hukum Kesalahan Belanda

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyerang Prancis, Kylian Mbappe, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Belanda dalam pertandingan UEFA Nations League di Stadion Stade de France, Saint-Denis, Prancis, 10 September 2018. Prancis berhasil mengalahkan Belanda 2-1. AP

    Penyerang Prancis, Kylian Mbappe, melakukan selebrasi setelah mencetak gol ke gawang Belanda dalam pertandingan UEFA Nations League di Stadion Stade de France, Saint-Denis, Prancis, 10 September 2018. Prancis berhasil mengalahkan Belanda 2-1. AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim nasional atau Timnas-Prancis memenangi Piala Dunia 2018 di Rusia, Juli lalu.  Tapi, perayaannya seperti baru dilakukan di Paris, Minggu, 9 September 2018. Itu penampilan mereka pertama di kandang setelah berjuang sekitar sebulan di Rusia.

    Baca: Hasil UEFA Nations League: Prancis Vs Belanda 2-1

    Timnas Prancis menandainya kepulangan mereka ke stadion nasional, Stade de France, Paris, denan mengalahkan Belanda 2-1 dalam lanjutan kompetisi Liga Negara-negara Eropa (UEFA Nations League). Pada pertadingan pertama liga ini di kandang Jerman pekan lalu, mereka bermain 0-0.

    Didukung dengan suasana pesta kesuksesan Piala Dunia 2018 di Paris, tim tuan rumah asuhan manajer Didier Deschamps mengawali pertandingan dengan penampilan mengesankan, sehingga mereka pantas memimpin 1-0 melalui gol dari penyerang Kylian Mbappe.

    Di sisi sebaliknya, meski lebih minim kreativitas, tim tamu, yang gagal lolos kualifikasi ke Rusia 2018, berhasil menyamakan kedudukan melalui gol dari mantan pemain sayap Liverpool,  Ryan Babel.

    Tapi, penyelesaian peluang yang cerdas dari penyerang kawakan Prancis, Olivier Giroud, saat pertandingan tersisa 16 menit membawa tuan rumah berjuluk Les Bleus ini menang 2-1 dan mengumpulkan nilai 4 di Grup A1 Liga Negara-negara Eropa.

    Didier Deschamps menurunkan susunan pemain Prancis yang sama dengan ketika mereka bermain tanpa gol melawan Jerman pada laga pertama Liga Negara-negara Eropa, Kamis lalu.

    Les Bleus sudah unggul ketika laga baru berlangsung 14 menit yang beradal dari kesalahan umpan sundulan pemain Belanda, Quincy Promes. Gelandang tuan rumah, Blaise Matuidi, menguasai bola dan memberi umpan kepada  Mbappe yang luput dari penjagaan di dalam kontak penalti tim asuhan manajer Ronald Koeman.

    Mbappe yang mencetak empat gol di Piala Dunia 2018 nyaris mencetak gol kedua tak lama setelah itu setelah menyentuh bola dari tendangan bebas Antoine Griezmann.

    Kiper Belanda, Jasper Cillessen, tampil bagus untuk menahan gelombang serbuan Prancis. Salah satunya ketika ia memenangi duel perebutan bola melawan Mbappe dan terhindari dari hukuman penalti.

    Peluang pertama Belanda didapat pada menit ke-66 ketika tendangan  Georginio Wijnaldum, yang sebelumnya sudah berhasil menerobos pertahanan Prancis, masih melebar dari tiang gawang.

    Tapi, semenit kemudian, Belanda berhasil menyamakan skor. Hal itu terjadi setelah mantan sayap Liverpool, Babel, berhasil melewati bek Benjamin Pavard untuk menambut umpan silang dari bek kanan Belanda, Kenny Tete.

    Belanda bahkan hampir berbalik unggul kalau saja tendangan keras dari Memphis Depay tak melenceng dari samping gawang.

    Pada 16 menit terakhir, penyerang Chelsea, Giroud, menentukan kemenangan Prancis. Ia mendahului pergerakan kapten Belanda, Virgil van Dijk, untuk menyambut silang pemain pengganti Benjamin Mendy, dan mencetak gol pertamanya dalam 11 pertandingan internasional.

    Selanjutnya, Belanda akan menjamu Jerman pada Sabtu mendatang, sebelum Prancis bertandang ke Prancis pada laga 16 Oktober mendatang.

    Seusai pertandingan, Ronald Koeman menyesali kekalahan timnya. “Sebuah umpan silang untuk penyerang. Anda hanya harus menghadangnya. Itu tidak ada hubungannya dnegan kualitas dan itu seharusnya tidak terjadi,” kata Koeman.

    “Kami bekerja keras dan bermain bagus.  Kami menunjukkan jika kami memang berusaha bermain sepak bola dengan baik, kami bisa bermain,” Koeman melanjutkan.

    Baca: Hasil Lengkap UEFA Nations League Ahad Dinihari

    “Saya pikir kami dalam jalur yang benar. Tapi, kami juga harus memperbaiki beberapa hal. Tim seperti Prancis akan menghukum kesalahan-kesalahan kami,” Koeman menambahkan.

    BBC | ESPN


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    David Platt di FIFA 1993 hingga Cristiano Ronaldo di FIFA 19

    Inilah deretan cover permainan EA Sport FIFA 1993 yang bersampul David Platt hingga FIFA 19 yang dibungkus gambar Cristiano Ronaldo.