Selasa, 18 September 2018

Dedik Setiawan, Singgih Pitono, dan Penyerang Arema FC di Timnas

Reporter:
Editor:

Hari Prasetyo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesepakbola Arema FC Dedik Setiawan berebut bola dengan pemain Bhayangkara FC Indra Kahfi dalam pertandingan Liga 1 di stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, 23 April 2017. Gol kedua Arema dicetak oleh Esteban Viscarra pada menit-71. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Pesepakbola Arema FC Dedik Setiawan berebut bola dengan pemain Bhayangkara FC Indra Kahfi dalam pertandingan Liga 1 di stadion Kanjuruhan Malang, Jawa Timur, 23 April 2017. Gol kedua Arema dicetak oleh Esteban Viscarra pada menit-71. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Meski cuma menjadi pemain pengganti dalam laga uji coba melawan Mauritius di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, 11 September 2018, debut Dedik Setiawan di Timnas Indonesia membuat Milan Petrovic senang. Kepada situs berita Wearemania.net, pelatih Arema FC asal Serbia itu pun mengomentari penampilan si pemain.

    Baca: Debut Bersama Timnas Indonesia, Dedik Setiawan Dapat Pujian

    Dedik yang baru dimasukkan pada  menit ke-87 menggantikan Stefano Lilipaly langsung mendapatkan peluang menembak setelah lolos dari jebakan offside, meski mampu diblok kiper Mauritius. Bola muntah disambar Evan Dimas ke gawang lawan, sekaligus menjadi gol kemenangan Indonesia 1-0.

    "Penampilan Dedik bagus, luar biasa, saya sangat senang pelatih timnas memberinya kesempatan untuk bermain, dan setelah pergantian pemain itu Indonesia bisa mencetak gol dan menang," kata Petrovic.

    Setelah ini, Dedik bersama tiga pemain Arema lainnya, Bagas Adi, Hanif Sjahbandi, dan Alfin Tuasalamony langsung merapat ke Bandung. Mereka harus menjalani laga tandang pada  pekan ke-21 Liga 1 2018 di kandang Persib Bandung, Kamis, 13 September 2018.

    "Saya berharap situasi ini dapat meningkatkan semangatnya untuk melawan Persib. Tapi, saya akan melihat dulu kondisi semua pemain di official training, apakah Dedik bisa bermain atau tidak," kata Petrovic.

    Pada era 1990-an, Arema juga memiliki penyerang bersemangat seperti Dedik di tim nasional Indonesia, yaitu Singgih Pitono. Penyerang ini terkenal dengan tendangan kaki kanannya yang keras dan membela tim PSSI Pra-Piala Dunia 1994.

    Baca: Timnas Indonesia Tekuk Maurutius, Begini Evaluasi Kurniawan

    Singgih membawa Arema menjuarai Galatama 1992-1993 dan menjadi pencetak gol terbanyak liga semiprofesional pertama di Indonesia itu dua kali.

    WEAREMANIA.NET | LIGA INDONESIA


     

     

    Lihat Juga

     


    Selengkapnya
    Grafis

    TGB Muhammad Zainul Majdi dan Divestasi Tambang Emas Newmont

    KPK mengusut aliran dana ke rekening TGB Muhammad Zainul Majdi, Gubernur Nusa Tenggara Barat. Dana itu diduga berkaitan dengan Newmont Nusa Tenggara.